"KUMPULAN REFERENSI PEMBELAJARAN TENTANG PENGERTIAN"

Selasa, 15 Oktober 2019

Contoh Soal Makna Kata dan Makna Tersurat dalam Cerpen dan Fabel | Ujian Nasional SMP/MTs 2019/2020



Daftar Isi [Tampil]
searchpengertian.com | Selamat datang di searchpengertian. Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan materi, soal, kunci jawaban, dan pembahasan Ujian Nasional (UN) bahasa Indonesia kelas IX (Sembilan). Indikator soal kali ini adalah menentukan makna kata dan makna tersurat dalam cerpen dan fabel. Mudah-mudahan contoh soal yang admin bagikan ini dapat membantu anak didik dalam mencari referensi soal-soal terbaru seputar Ujian Nasional (UN) bahasa Indonesia. Dan harapannya contoh soal yang admin bagikan ini dapat memberikan dampak positif yang baik bagi perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami soal-soal yang diujikan di sekolah.

Contoh Soal Makna Kata dan Makna Tersurat dalam Cerpen dan Fabel | Ujian Nasional SMP/MTs 2019/2020
www.searchpengertian.com

A. Materi UN 2019/2020

Cerpen merupakan karya sastra berbentuk fiksi. Sesuai namanya, cerpen kependekan dari cerita pendek. Akan tetapi, ukuran panjang pendek cerita memang tidak ada aturan pasti. Tidak ada satu kesepakatan di antara pengarang dan para ahli tentang ukuran panjang pendek cerita. Dalam Teori Pengkajian Fiksi karangan Burhan Nurgiyantoro dijelaskan bahwa cerpen adalah sebuah cerita yang selesai dibaca dalam sekali duduk, kira-kira berkisar antara setengah sampai dua jam.

Fabel adalah salah satu dongeng yang menampilkan binatang sebagai tokoh utama. Tokoh tersebut dapat berpikir, berperasaan, berbicara, bersikap, dan berinteraksi seperti manusia. Fabel bersifat didaktis atau mendidik. Fabel digunakan sebagai kiasan kehidupan manusia dan untuk mendidik masyarakat. Pujangga fabel pertama adalah Aesopus dari Yunani atau dikenal dengan Aesop.

Baik dalam cerpen maupun fabel kadang-kadang terkandung kata-kata yang maknanya sulit dipahami atau memiliki sinonim kata. Kata-kata tersebut dapat dicari arti atau sinonimnya dalam kamus. Selain itu, cerpen atau fabel mengandung makna tersurat. Makna tersurat berarti makna yang sudah dicantumkan dalam cerita.

B. Soal UN 2019/2020

1. Bacalah kutipan cerpen berikut!
Sebelum duduk di bawah tugu, sebagai seorang sejati aku beberkan saputanganku ke rumput, biar pantalon tropical yang kupakai tidak kotor. Kemudian, aku memandan pada makam sambil menyalakan sigaret lagi. Di sekitar tempat rindang itu matahari memanas terik. Di sebelah barat rangkaian bukit terentang sampai ke pengunungan. Di sebelah selatan masih ada satu bukit lagi yang membatasi tanah datar dengan tanah perbukitan.
Makna kata sejati dalam dalam kutipan cerpen tersebut adalah ....
A. kekal
B. tetap
C. pasti
D. asli
Jawaban: D
Makna kata sejati dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah sebenarnya (tulen, asli, murni, tidak lancung, atau tidak ada campurannya). Makna kata sejati yang sesuai dengan kutipan cerpen tersebut terdapat pada pilihan jawaban D.

2. Bacalah kutipan cerita berikut!
Di sebuah desa hiduplah sebatang kara seorang kakek tua yang buta. Istrinya telah lama meninggal dan ia tak punya seorang anak. Setiap hari, kakek tersebut hanya mengandalkan tenaganya sebagai tukang pijat dan mendapat penghasilan yang tak seberapa. Orang-orang sekitar memanggil kakek tua itu dengan sebutan Ompung.
Makna ungkapan sebatang kara dalam kutipan cerita tersebut adalah ....
A. tidak mempunyai ayah dan ibu
B. tidak mempunyai sanak saudara
C. tidak memiliki tempat tinggal
D. tidak memiliki sahabat
Jawaban: B
Ungkapan sebatang kara dalam kutipan cerita tersebut memiliki arti tidak mempunyai sanak saudara. Tokoh kakek tua hidup sendiri tanpa sanak saudara karena istrinya meninggal dan tidak mempunyai anak. Jadi. jawaban yang tepat terdapat pada pilihan jawaban B.

Kutipan teks cerpen berikut untuk soal nomor 3 dan 4.
Sesekali kulihat ibunya melihat mata anaknya yang keruh dan kemerahan. Tangan ibunya yang juga sangat kurus mengelus rambut anaknya yang tipis kemerahan sebelum akhirnya pandangan itu diarahkannya ke sekelilingnya. Dan melihat pohon-pohon yang hanya tinggal batangnya menghitam, tanah gersang, hawa panas yang luar biasa, serta di jauhan terlihat samar-samar asap yang mungkin ditimbulkan oleh batang pohon yang terbakar terik matahari.

3. Makna kata keruh dalam kutipan cerpen tersebut adalah ....
A. gelap
B. kalut
C. kacau
D. buram
Jawaban: D
Kata keruh pada kutipan cerpen menggambarkan keadaan tokoh si anak. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, keruh berarti buram karena kotor; kusut tidak keruan; kalut; kacau; tidak beres. Jadi, keruh dalam kutipan cerpen tersebut berarti buram. Jawaban yang tepat terdapat pada pilihan jawaban D.

4. Watak tokoh Ibu dalam kutipan cerpen tersebut adalah ....
A. sabar
B. sayang
C. bijaksana
D. tanggung jawab
Jawaban: B
Watak tokoh Ibu pada kutipan cerpen tersebut adalah sayang. Watak ibu yang sayang digambarkan oleh perbuatan tokoh Ibu yang mengelus rambut anaknya.

Kutipan fabel berikut untuk soal nomor 5 dan 6.
Satu musim panas yang indah, Lilian si kumbang kecil pergi mencari temannya si belalang. "Ratu Mawar akan segera menikah dan mengundang kita ke pesta besar! Ayo, lebih  baik kita berangkat sekarang," ujarnya penuh semangat.
Belalang, yang menjadi pemusik, segara membawa biolanya dan mengikuti si kumbang kecil. Mereka berdua berjalan sangat jauh menyusuri jalan menuju Tanah Mawar. Walau lelah, mereka tak menghentikan perjalanan. Namun, akhirnya mereka merasa lelah dan beristirahat.
Lalu Lilian memiliki ide yang cemerlang. " Ayo kita buat sebuah kereta," katanya. "Tapi, sayang sekali! Kita tidak punya siapa pun untuk menariknya!"
Tak jauh dari mereka, ada seekor ibu ulat sedang sibuk menggigiti daun. Dengan malu-malu ia berkata "Jika kalian mau, saya bersedia menjadi kereta kalian!"
Si kumbang kecil dan si belalang melihat ke arah ibu ulat dengan gembira. Mereka mengikat pita cantik pada si ulat. Lalu mengendarainya.

5. Makna kata menyusuri dalam kutipan fabel tersebut adalah ....
A. menemukan jalan lain
B. mengikuti jejak teman
C. menuruti bagian tepi
D. menelusuri kehidupan
Jawaban: C
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, menyusuri memiliki dua arti yaitu 1) menurut bagian tepi dari; menelusuri; 2) mengikuti jejak, kehidupan dan sebagainya. Jadi, jawaban yang tepat terdapat pada pilihan jawaban C.

6. Pernyataan yang menunjukkan tokoh Ibu ulat memiliki sifat baik hati adalah ....
A. Ibu ulat bekerja seorang diri di tengah hutan
B. Ibu ulat mencari makanan untuk anak-anaknya
C. Ibu ulat menawarkan bantuan untuk menjadi kereta
D. Ibu ulat dapat bekerja sama dengan hewan apa pun
Jawaban:C
Pernyataan Ibu ulat yang bersifat baik hati ditunjukkan kalimat pada pilihan jawaban C. Ibu menawarkan bantuan untuk menjadi kereta bagi si kumbang dan si belalang.

7. Bacalah kutipan cerita berikut!
Memang, Karyamin telah berhasil membangun fatamorgana kemenangan dengan senyum dan tawanya. Anehnya, Karyamin merasa demikian terhina oleh burung paruh udang yang bolak-balik melintas di atas kepalanya. Suatu kali, Karyamin ingin membabat burung itu dengan pikulannya. Tetapi niat itu diurungkan karena Karyamin sadar, dengan mata yang berkunang-kunang dia tak akan berhasil melaksanakan maksudnya.
Makna kata fatamorgana dalam kutipan cerita tersebut adalah ....
A. batin
B. impian
C. khayalan
D. rekayasa
Jawaban: C
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata fatamorgana memiliki makna hati yang bersifat khayal dan tidak mungkin dicapai. Jadi, makna kata fatamorgana dalam kutipan cerita tersebut terdapat pada pilihan jawaban C.

8. Bacalah kutipan cerpen berikut!
Ramadan malam pertama orang menyemut di masjid dan musala. Kami anak-anak berlari-larian dan bercanda di luarnya, hingga kampun tak sepi seperti biasa-begitu pula saat jemaah Tarawih reda. Hingga menjelang malam nanti jam tiga, dari setiap masjid, musala, dan rumah-rumah, terdengar orang mengaji tanpa hela, ditimpali bunyi janwee, cabe rawit, teko, dan banting hingga matahari di depan mata.
Makna kata menyemut dalam kutipan cerpen tersebut adalah ....
A. berdoa
B. bertemu
C. berbincang
D. berkerumun
Jawaban: D
Makna kata menyemut dalam kutipan cerpen tersebut adalah berkerumun. Dalam cerita tersebut dikisahkan orang-orang berkerumun di masjid dan musala pada awal Ramadan.

9. Perhatikan kutipan cerpen berikut!
Semangat pagi. Semangat menjalani hari. Dengan membawa buku dan kapur tulis di tangan, Ideris masuk kelas. Dia perhatikan satu per satu muridnya. Wajah-wajah bersahaja. Wajah-wajah dahaga ilmu pengetahuan. Wajah-wajah gigih menantang dan berharap akan kemujuran hari depan.
Makna kata dahaga dalam kutipan cerpen tersebut adalah ....
A. ingin tahu
B. tidak tahu
C. pandai akan 
D. sadar akan 
Jawaban: A
Kata dahaga dalam kutipan cerpen tersebut bukan maksud sebenarnya. Maksud kata dahaga adalah ingin tahu. Dalam konteks kalimat tersebut, dahaga ilmu pengetahuan berarti ingin tahu akan ilmu pengetahuan. Jadi, jawaban yang tepat terdapat pada pilihan jawaban A.

>> Pelajari Juga Indikator Soal:
  1. Menentukan alasan penggunaan ejaan dan tanda baca
  2. Memperbaiki kesalahan penggunaan ejaan dan tanda baca
  3. Menggunakan ejaan dan tanda baca pada teks
  4. Menunjukkan kesalahan penggunaan ejaan dan tanda baca
  5. Menentukan alasan kesalahan penggunaan istilah, kata, kalimat, dan ketidakpaduan paragraf
  6. Memperbaiki kesalahan penggunaan istilah, kata, kalimat, dan ketidakpaduan paragraf
  7. Menggunakan konjungsi yang tepat dalam kalimat
  8. Menggunakan kata bentukan
  9. Menunjukkan kesalahan penggunaan kata dan kalimat
  10. Mengubah teks kebentuk lain
  11. Menulis dengan ilustrasi tertentu
  12. Memvariasikan kata dan kalimat sesuai konteks
  13. Melengkapi paragraf atau bagian teks
  14. Menyusun urutan kalimat berbagai jenis teks
  15. Melengkapi kalimat dengan istilah/kata
  16. Mengomentasi unsur intrinsik karya sastra
  17. Menunjukkan bukti latar dan watak
  18. Mengomentari isi teks 
  19. Menyimpulkan isi teks
  20. Menentukan ide pokok teks 
  21. Perbandingan pola pengembangan dan penggunaan bahasa cerpen dan fabel
  22. Simpulan sebab/akibat dalam cerpen dan fabel
  23. Simpulan makna simbol dalam cerpen dan fabel
  24. Bagian cerpen/fabel dan isi tersirat dalam cerpen/fabel 
  25. Perbandingan penggunaan bahasa dan pola penyajian beberapa teks
  26. Makna kata dan makna tersurat dalam cerpen dan fabel
  27. Keunggulan/kelemahan karya sastra dan nonsastra
  28. Ringkasan isi teks
  29. Penggunaan bahasa dan pola penyajian jenis teks
  30. Rangkuman/ringkasan isi teks
  31. Simpulan pendapat pro dan kontra
  32. Gagasan utama, kalimat utama, dan simpulan teks
  33. Menentukan bagian teks
  34. Menentukan informasi tersurat teks
  35. Menentukan makna kata/kalimat dalam teks
  >> Ayo berlatih soal online di link berikut!
>> Soal Online UN 2019/2020


Demikianlah yang dapat admin bagikan kali ini. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu Bapak/Ibu Guru dan juga anak didik dalam mencari referensi terkait dengan apa yang telah dibagikan di atas. Dan selanjutnya, apa yang sudah dibagikan di atas dapat memberikan dampak positif yang baik kepada perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami materi yang telah dijelaskan oleh Bapak/Ibu Guru di sekolah berkaitan dengan penjelasan di atas. Dan bagi Bapak/Ibu Guru harapannya, kiranya Bapak dan Ibu Guru selalu diberikan kesehatan dan umur yang panjang di dalam mendidik dan mencerdaskan anak bangsa. Sukses selalu buat kita semua di mana pun berada, kiranya rahmat Tuhan selalu menyertai. Sekian dan terima kasih.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Contoh Soal Makna Kata dan Makna Tersurat dalam Cerpen dan Fabel | Ujian Nasional SMP/MTs 2019/2020

Beranda / Google.com / Google.co.id / YouTube.com / Disclaimer