"KUMPULAN REFERENSI PEMBELAJARAN TENTANG PENGERTIAN"

Sabtu, 13 Februari 2021

25+ Contoh Soal Prosedur Menggambar Ragam Hias (Cetak Saring) Dilengkapi Kunci Jawaban



Daftar Isi [Tampil]

searchpengertian.com | Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan kumpulan contoh soal seputar teknik saring (sablon) dalam mata pelajaran seni budaya kelas VII sub materi pembelajaran prosedur mengambar ragam hias dilengkapi dengan kunci jawaban terbaru. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu anak didik dalam mencari referensi tentang contoh soal seputar teknik saring (sablon) dalam mata pelajaran seni budaya kelas VII sub materi pembelajaran prosedur mengambar ragam hias dilengkapi dengan kunci jawaban.

25+ Contoh Soal Prosedur Menggambar Ragam Hias (Cetak Saring) Dilengkapi Kunci Jawaban

Gambar: freepik.com

A. Pertanyaan 

  1. Sebutkan minimal 5 buah peralatan cetak sablon yang anda ketahui!
  2. Jelaskan fungsi dari masing-masing alat tersebut!
  3. Sebutkan macam-macam bahan peka cahaya (bahan afdruk)!
  4. Sebutkan macam-macam bahan penghapus gambar pada acuan/screen!
  5. Sebutkan macam-macam bahan penguat screen sheet!
  6. Jelaskan apa yang dimaksud pentusiran!
  7. Sebutkan dan jelaskan susunan peralatan pengafdrukan!
  8. Jelaskan proses penimbulan gambar untuk mendapatkan acuan pada screen!
  9. Sebutkan bahan tercetak untuk basis minyak!
  10. Sebutkan bahan tercetak untuk basis air!
  11. Jelaskan berapa banyak jenis model yang dapat digunakan untuk pengontakan/pengafdrukan!
  12. Jelaskan screen yang baik untuk mencetak bahan kain!
  13. Jelaskan persyaratan rakel yang dipergunakan untuk mencetak kain!
  14. Sebutkan dan jelaskan jenis bahan kain yang digunakan untuk cetak sablon!
  15. Sebutkan jenis-jenis tinta untuk mencetak bahan kain!
  16. Jelaskan apa yang dimaksud dengan warna masukkan!
  17. Sebutkan batasan screen yang digunakan untuk cetak plastik!
  18. Jelaskan jenis rakel yang digunakan untuk mencetak plastik!
  19. Jelaskan sifat dari bahan plastik dan bagaimana hubungannya dengan pencetakan!
  20. Jelaskan persyaratan dalam pencetakan warna masukkan!
  21. Jelaskan apa yang dimaksud dengan separasi warna!
  22. Sebutkan warna-warna tinta pembentuk warna separasi!
  23. Berapa banyakkah screen yang dibutuhkan untuk melakukan pencetakan warna separasi? 
  24. Sebutkan nomor-nomor screen yang digunakan untuk cetak separasi warna!
  25. Sebutkan dan jelaskan warna yang bagaimanakah yang dicetak terlebih dahulu pada proses cetak separasi warna!

B. Kunci Jawaban

  1. Lima buah peralatran cetak sablon adalah: (1) Meja Cetak, (2) Screen, (3) Rakel, (4) Catok, dan (5) Bantalan pengalas.
  2. Fungsi dari alat-alat tersebut adalah (1) Meja Cetak digunakan sebagai tempat untuk melakukan pencetakan, (2) Screen adalah sebagai acuan cetak/master/duplicator gambar, (3) Rakel adalah sebagai alat penggesut tinta pada screen, (4) Catok adalah sebagai pemegang/penjepit screen pada meja cetak agar tidak berubah posisinya, (5) Bantalan pengalas berfungsi sebagai alat pengepres screen terhadap film yang akan dicontak/afdruk.
  3. Macam-macam bahan peka cahaya adalah Chromatine, Chrom Gelatine, Gelatine Bichromat, Ulano 133, TZ, Super Xol 188, TX, eima, Diasol, Photosol.
  4. Macam-macam bahan penghapus adalah soda api, siodium hyphocloride, reducer PVC, Kaporit, ulano 5, Remover.
  5. Macam-macam bahan penguat adalah screen lack, retusir lack, vernis, harte mittel T, ulano catalyst, ulano 
  6. Pentusiran adalah melakukan perbaikan gambar pada screen agar acuan mengasilkan cetakan yang baik. Bahan yang digunakan untuk mentursir yaitu bahan afdruk itu sendiri.
  7. Perlengkapan pengafdrukan adalah screen kaca bening 5 mm, film dan bantalan pengalas. Adapun susunannya adalah kaca bening 5 mm, film, screen dan bantalan pengalas.
  8. Proses penimbulan gambar adalah siramkan air bersih pada bagian luar screen, lalu bagian dalam secara merata, semprotkan air menggunakan spryer pada bagian yang bergambar secara perlahan sampai gambar benar-benar nampak, kemudian bilas dengan air luar dan dalam.
  9. Bahan cetak untuk basis minyak adalah segala jenis kertas, segala jenis plastik, kaca, mika, ackralik, besi, batu dan lain-lain.
  10. Bahan cetak untuk basis air adalah segala jenis tekstil dan segala jenis kaos.
  11. Beberapa jenis model yang dapat digunakan untuk mengontak/pengafdrukan yaitu print out komputer berupa kertas, kalkir, film hasil pemotretan, gambar tangan menggunakan tinta rapido, permanen.
  12. Jenis kain screen yang baik untuk mencetak bahan kain adalah jenis monyl dengan ukuran T60 sampai T90.
  13. Rakel yang baik untuk mencetak bahan kain adalah rakel yang memiliki daya lentur/elastis yang baik, tidak kaku, Ujung rakel ratus rata dan lurus, tidak patah-patah.
  14. Pada dasarnya semua bahan kain dapat digunakan untuk mencetak dengan sablon, tetapi berdasarkan tinta cetak bahan dapat digolongkan dalam dua yaitu bahan dasar terang dan bahan dasar gelap.
  15. Ada beberapa tinta yang dapat digunakan untuk mencetak bahan kain yaitu tinta pasta sandy super colour, untuk cetak bahan kain warna terang, dan tinta karet untuk mencetaka bahan kain warna gelap/tua.
  16. Warna masukkan adalah pencetakan warna pertama dan warna berikutnya, atau sebaliknya saling mengisi bidang yang telah disiapkan/kosong untuk ditempati
  17. Batasan screen yang digunakan untuk mencetak bahan plastik adalah mulai dari T/S/HD 150 - 200.
  18. Jenis rakel yang digunakan untuk mencetak bahan plastik adalah rakel super PVC, berwarna kuning, tahan terhadap bahan pencampur ( solvent ).
  19. Sifat dari bahan plastik ada dua yaitu plastik yang sudah ditreat adalah plastic yang sudah tidak mengandung minyak, dan mudah untuk di cetak; dan plastik yang belum di treat adalah plastik yang masih mengandung minyak, sulit di cetak karena permukaan licin dan berminyak, tinta mudah menempel akibatnya tinta mudah rontok.
  20. Persyaratan dalam pencetakan warna masukkan adalah bahwa tinta yang dicetak pertama lebih muda/terang warnanya daripada tinta yang dicetakkan berikutnya, hal ini untuk memberi kesan rapih dan tegas pada hasil cetakan.
  21. Separasi warna adalah titik-titik nada hasil pemisahan nada-nada gambar/model melalui foto reproduksi.
  22. Warna-warna tinta pembentuk warna separasi adalah warna cyan, magenta, yellow, dan black. 
  23. Untuk melakukan pecentakan separasi warna diperlukan empat screen dengan ukuran dan nomor yang sama.
  24. Nomor-nomor yang digunakan untuk mencetak separasi warna adalah untuk screen basis air menggunakan screen nomor T90, dan untuk screen basis minyak adalah screen nomor T 200. 
  25. Warna yang dicetak terlebih dahulu dalam pencetakan weparasi adalah tiitik nada raster yang paling dominan, seperti titik nada warna cyan, kemudian dilanjutkan secara berurut, magenta, yellow, dan black.


Demikianlah yang dapat admin bagikan kali ini. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu Bapak/Ibu Guru dan juga anak didik dalam mencari referensi terkait dengan apa yang telah dibagikan di atas. Dan selanjutnya, apa yang sudah dibagikan di atas dapat memberikan dampak positif yang baik kepada perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami materi yang telah dijelaskan oleh Bapak/Ibu Guru di sekolah berkaitan dengan penjelasan di atas. Dan bagi Bapak/Ibu Guru harapannya, kiranya Bapak dan Ibu Guru selalu diberikan kesehatan dan umur yang panjang di dalam mendidik dan mencerdaskan anak bangsa. Sukses selalu buat kita semua di mana pun berada, kiranya rahmat Tuhan selalu menyertai. Sekian dan terima kasih.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : 25+ Contoh Soal Prosedur Menggambar Ragam Hias (Cetak Saring) Dilengkapi Kunci Jawaban

Beranda / Google.com / Google.co.id / YouTube.com / Disclaimer