"KUMPULAN REFERENSI PEMBELAJARAN TENTANG PENGERTIAN"

Jumat, 29 Januari 2021

Konsep Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda dalam Seni Budaya



Daftar Isi [Tampil]

searchpengertian.com | Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan materi seputar konsep menggambar flora, fauna, dan alam benda dalam mata pelajaran seni budaya kelas tujuh revisi terbaru. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu anak didik dalam mencari referensi tentang konsep menggambar flora, fauna, dan alam benda dalam mata pelajaran seni budaya.

Konsep Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda dalam Seni Budaya

Gambar: freepik.com

Alam merupakan sumber belajar yang tidak akan pernah habis untuk digali. Keanekaragaman flora dan fauna dapat menjadi sumber inspirasi dalam menggambar. Burung merupakan salah satu fauna yang sering digambar dengan menggunakan berbagai macam teknik dan bahan. Burung Hong merupakan salah satu contoh fauna yang sering menjadi objek batik di pesisir pantai pulau Jawa. Motif burung Hong ini mendapat pengaruh dari China. Di bawah ini ada beberapa gambar burung yang sering digambar menjadi objek atau motif baik pada ukirankayu maupun motif batik di atas kain.

A. Pengertian Menggambar

Gambar merupakan bahasa yang universal dan dikenal jauh sebelum manusia mengenal tulisan. Gambar sudah dikenal masyarakat sejak zaman purba. Pada saat itu, gambar sering dihubungkan dengan aktivitas manusia dan roh leluhur yang dianggap memberi keberkahan dan perlindungan. Bagi manusia purba, gambar tidak sekedar sebagai alat komunikasi untuk roh leluhur saja, tetapi juga memberikan kekuatan dan motivasi untuk dapat bertahan hidup.

Menggambar tidak hanya melibatkan aktivitas fisik semata tetapi juga mental. Aktivitas fisik berhubungan dengan keterampilan menggunakan peralatan menggambar sedangkan mental berhubungan dengan rasa, karsa, dan daya cipta untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Manusia dalam melakukan aktivitas menggambar memerlukan media, alat serta bahan yang senantiasa berubah sesuai dengan perkembangan zaman.

Jika pada zaman purba manusia menggambar dengan menggunakan bahan yang tersedia di alam maka pada zaman sekarang peralatan menggambar telah diproduksi oleh pabrik sebagai komoditas ekonomi. Manusia melalui menggambar dapat menyampaikan gagasan, ide, serta simbol sebagai salah satu bentuk ekspresi. Jadi menggambar merupakan salah satu sarana untuk mengekspresikan diri.

Menggambar flora yaitu gambar yang menjadikan tanaman atau bunga menjadi objek yang hendak digambar. Menggambar fauna merupakan gambar yang bertemakan hewan sebagai objek yang akan digambarkan. sedangkan alam benda merupakan salah satu objek dalam seni menggambar berupa benda-benda yang merupakan buatan tangan manusia. contoh air, bebatuan, gunung, batang kayu, awan dan sebagainya.

Menggambar merupakan kegiatan manusia yang melibatkan koordinasi antara penglihatan dan gerakan halus tangan. Dalam menggambar, dibutuhkan penglihatan yang teliti dan cermat. Gerakan tangan dalam menggambar hendaknya halus dan penuh perasaan. Kegiatan menggambar menuntut objektivitas, artinya sesuai keadaan atau tepat dengan objek yang digambar, baik bentuk maupun warnanya.

Flora merupakan istilah lain dari tumbuhan, sedangkan fauna merupakan istilah lain dari hewan. Benda alam merupakan istilah yang digunakan untuk menamai suatu benda yang memiliki ukuran panjang, lebar, dan tinggi atau benda yang memiliki ruang. Benda di sekitar manusia ada yang berasal dari alam dan ada yang buatan manusia. Benda alam yang dimaksud di sini adalah benda buatan atau still life, misalnya gelas, cangkir, poci, teko, kendi, vas bunga, guci, meja, atau kursi. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa menggambar flora, fauna, dan benda alam adalah perwujudan suatu gagasan berdasarkan objek flora, fauna, dan benda alam di atas bidang dengan media dan prinsip tertentu. Dengan kata lain, menggambar flora, fauna, dan alam benda sama halnya dengan menggambar bentuk yang objeknya tumbuhan, binatang, dan benda.

B. Objek Menggambar

Menggambar tidak hanya mengandalkan imajinasi tetapi juga terkadang memerlukan objek. Alam semesta merupakan objek yang tidak akan pernah habis untuk digambar. Kekayaan flora, fauna dan juga alam benda merupakan objek yang dapat digambar. Keindahan flora, fauna dan juga alam benda merupakan sumber inspirasi dan eksplorasi dalam menggambar.

C. Komposisi Menggambar

Komposisi dalam menggambar dapat dibedakan dalam dua jenis yaitu simetris dan asimetris. Komposisi simetris menunjukkan bahwa objek di bagian kanan sama atau mirip dengan objek di bagian kiri bidang gambar. Komposisi asimetris menunjukkan bahwa objek di bagian kanan tidak sama atau mirip dengan objek di kiri bidang gambar tetapi terkesan menunjukkan keseimbangan. Benda yang berwarna gelap memiliki kesan lebih berat daripada benda lain yang besarnya sama dengan benda tersebut tetapi berwarna terang. Penguasaan komposisi merupakan hal penting sebelum melakukan aktivitas menggambar. Penguasaan ini akan membimbing dan mengarahkan susunan objek dalam menggambar.

D. Teknik Menggambar

Proses menggambar sebenarnya dapat kamu mulai dengan cara yang sangat sederhana dan mudah dilakukan. Biasakan sebelum menggambar buatlah sketsa terlebih dahulu agar gambar memiliki komposisi, proporsi, dan keseimbangan yang baik. Beberapa tahapan yang harus dilakukan pada saat menggambar sebagai berikut:

  1. Mengetahui bentuk dasar dari objek yang akan digambar
  2. Mengetahui bagian-bagian dari objek gambar
  3. Menyusun atau menyambung bagian per bagian menjadi gambar yang utuh
  4. Memberikan dimensi gelap terang baik hitam putih atau berwarna
  5. Memberi kesan untuk latar belakang

Pertama kali menggambar sebaiknya tidak perlu tergesa-gesa untuk memiliki kemiripan bentuk sesuai dengan objek yang digambar. Kamu harus berlatih dan sabar sampai menguasai bentuk dasar bagian-bagian dari objek yang digambar. Mulailah berlatih dari bentuk flora, fauna, dan benda buatan manusia yang paling sederhana dan bisa digambar.

1. Teknik Menggambar Flora

Menggambar flora (tumbuh-tumbuhan) dapat memberikan pemahaman tentang keanekaragaman, keindahan, dan keunikan objek flora yang ada di lingkungan sekitar. Flora memiliki banyak jenis dan bentuknya. Bagian-bagian flora dapat digunakan sebagai objek gambar, misalnya bentuk daun, bunga, dan buah. Bagian-bagian flora ini dapat digambar secara terpisah atau digabung menjadi satu rangkaian.

Menggambar bunga kamboja dan bunga jepang memiliki teknik yang berbeda walaupun sama-sama jenis bunga. Perbedaan ini disebabkan karakteristik kelopak bunga yang berbeda.

Perhatikan langkah-langkah menggambar bunga kamboja jepang di bawah ini:

  • Gambarlah bentuk lingkaran untuk pola bunga
  • Gambar kelopak bunga sesuaikan dengan bentuk aslinya.
  • Berilah warna pada hasil gambar bunga.

Menggambar bunga mawar lebih sulit dibandingkan dengan menggambar bunga kamboja Jepang. Ada empat tahapan dalam menggambar bunga mawar yaitu: 

  • Gambarlah objek secara garis besar. 
  • Gambarlah kelopak dengan cermat sesuai dengan arah melingkar bunga. 
  • Tentukan titik pusat bunga dan tempat batang yang bertemu dengan kelopak, ini akan membantu menemukan posisi pusat bunga.
  • Berilah arsiran atau warna agar lipatan dan tekstur gambar lebih berkesan hidup

2. Teknik Menggambar Fauna

Fauna (hewan) memiliki jenis yang berbeda-beda, ada yang berkaki empat, seperti sapi, kambing, berkaki dua seperti ayam, bebek. Ada hewan yang hidup di air dan di darat. Hewan juga ada yang bersifat galak dan jinak. Setiap hewan memiliki bentuk badan yang berbeda-beda. Kamu bisa menggambar hewan mulai dari badannya, kemudian berlanjut kepala, kaki atau cakarnya. Bentuk-bentuk geometris akan membantu dalam membuat gambar hewan agar lebih mudah dan tentunya diawali dengan sketsa.

Contoh menggambar itik:

  • Buatlah gambar bentuk oval untuk badan.
  • Tambahkan bentuk kerucut untuk leher, kepala, dan ekor.
  • Berilah arsiran atau warna pada gambar itik.

3. Teknik Menggambar Alam

Benda Menggambar alam benda disebut juga menggambar bentuk. Alam benda dapat terdiri atas benda buatan manusia dan benda yang sudah terbentuk dari alam. Alam benda buatan manusia dapat berupa kendi, piring, mangkuk, gelas, dan beraneka ragam bentuk lainnya. Alam benda yang terdapat di alam seperti batu, batang kayu, air, dan juga awan.

Pada saat menggambar bentuk, sebaiknya kamu memperhatikan beberapa hal berikut ini:

  1. Proporsi bentuk benda yang akan digambar
  2. Komposisi dalam meletakkan benda
  3. Cahaya yang menyinari objek gambar dan akan membentuk bayangan
  4. Penggunaan arsiran atau warna yang akan membentuk kesan bidang tiga dimensi.
  5. Penggunaan latar belakang (background)

Contoh menggambar piring dan cangkir:

  • Gambarlah bentuk silinder dan oval.
  • Buatlah setiap bagian menjadi bentuk cangkir dan piring.
  • Sempurnakan gambar dengan menggunakan arsiran atau warna.

E. Alat dan Media Gambar

Sebagai sarana belajar menggambar, alat dan media memiliki banyak variasi dan macamnya. Kamu bisa menggunakan pensil dengan bahan grafit, pensil warna, bolpoin, dan krayon. Setiap alat dan media tersebut memiliki karakter yang berbeda.

Beberapa macam alat dan media gambar sebagai berikut:

1. Pensil

Pensil dibedakan menjadi dua jenis, yaitu pensil dengan tanda “H” dan “B”. Pensil H memiliki sifat keras dan cocok digunakan untuk membuat garis yang tipis. Pensil B memiliki sifat lunak dan cocok digunakan untuk membuat garis tebal atau hitam pekat. Pensil H dan pensil B dibedakan dari segi tingkat kekerasan dan kepekatan hasilnya. Pensil H dan pensil B diberi tanda angka untuk membedakan jenisnya. Untuk pensil B, makin besar angkanya makin lunak sifatnya dan makin pekat hasil goresannya. Untuk pensil H, makin besar angkanya, makin keras sifatnya dan makin tipis hasil goresannya.

2. Pensil Warna

Pensil warna memiliki variasi warna yang cukup banyak dapat menghasilkan warna yang lembut. Peserta didik bisa menggunakan pensil warna untuk mewarnai gambar dengan cara gradasi, yaitu pemberian warna dari arah yang gelap berlanjut ke arah yang lebih terang atau sebaliknya.

3. Krayon

Bentuk krayon ada dua jenis yaitu dalam bentuk pensil dan batangan. Kedua jenis bentuk krayon ada yang berbahan lunak dan keras. Krayon dengan bahan lunak tidak banyak mengandung minyak sehingga dapat dibaurkan dengan menggunakan tangan. Kesan warna yang dihasilkan dari kedua jenis krayon ini dapat menimbulkan kesan lembut maupun cerah.

4. Bolpoin

Selain digunakan untuk menulis bolpoin juga dapat digunakan untuk menggambar. Gambar yang dihasilkan memiliki karakter yang kuat dan umumnya berupa arsiran.

5. Kertas Gambar


Menggambar pada dasarnya membutuhkan kertas yang berwarna netral (putih, abuabu, atau coklat) dan dapat menyerap atau mengikat bahan pewarna. Kertas gambar yang dapat digunakan dengan berbagai alat gambar misalnya kertas Padalarang. Pastel khususnya memerlukan kertas dengan permukaan agak kasar, misalnya kertas karton.

F. Ragam Bentuk Benda

Bentuk benda dapat dibedakan menjadi dua, yaitu bentuk geometris dan nongeometris. Bentuk geometris dapat diringkas menjadi dua, yaitu silindris dari kata silinder dan kubistis dari kata kubus. Adapun bentuk nongeometris disebut bentuk bebas. Jadi, dalam karya seni rupa, bentuk dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu bentuk silindris, bentuk kubistis, dan bentuk bebas.

1. Bentuk Silindris

Bentuk Silindris adalah benda yang bentuk dasarnya silinder. Karya seni rupa yang berbentuk silindris pada umumnya keramik atau gerabah, antara lain cangkir, poci, kendi, vas bunga, dan guci.

2. Bentuk Kubistis

Kubistis adalah benda yang bentuk dasarnya kubus. Karya seni rupa yang berbentuk kubistis pada umumnya perabot rumah tangga, misalnya kursi, meja, lemari, bufet, dan rak sepatu.

3. Bentuk Bebas

Benda yang berbentuk bebas adalah benda yang bentuknya tidak teratur atau tidak termasuk silindris dan kubistis. Benda yang tergolong bebas antara lain patung, ukiran, relief, tumbuhan, dan binatang.

G. Prinsip Menggambar Benda

Prinsip-prinsip menggambar bentuk merupakan kaidah-kaidah yang dijadikan pedoman dalam menggambar bentuk. Kaidah-kaidah yang menjadi pedoman dalam menggambar bentuk terdiri dari empat prinsip, yaitu perspektif, komposisi, proporsi, dan pencahayaan.

1. Perspektif

Perspektif adalah prinsip menggambar yang berpedoman pada kesan pandangan mata. Dua benda yang berukuran sama apabila berbeda letaknya, dekat atau jauh, maka akan digambar berbeda. Benda yang letaknya dekat digambar lebih besar dibandingkan benda yang letaknya jauh. Menggambar bentuk dengan prinsip perspektif berarti memperhatikan perwujudan bentuk benda berdasarkan titik lenyap. Di dalam perspektif, dikenal gambar dengan satu titik lenyap dan gambar dengan dua titik lenyap. Pada gambar perspektif satu titik lenyap, objeknya sejajar dengan garis horizontal. Adapun pada gambar perspektif dua titik lenyap, objeknya tidak sejajar dengan garis horizontal.

2. Komposisi

Komposisi adalah susunan atau tata letak suatu objek. Komposisi dalam menggambar bentuk merupakan tata letak objek gambar alam benda. Objek gambar jika ditata berjauhan akan tampak terpisah dan komposisi menjadi kurang baik. Komposisi baik apabila objek gambar ditata berdekatan sehingga memiliki kesatuan.

3. Proporsi

Proporsi adalah perbandingan antara objek yang satu dan objek yang lain. Proporsi dalam menggambar bentuk merupakan perbandingan objek alam benda yang satu dan objek alam benda lain yang digambar secara proporsional. Misalnya, gambar cangkir lebih kecil dibandingkan gambar poci, gambar poci lebih kecil dibandingkan gambar termos. Hal ini terjadi jika menggambar dua objek yang berbeda atau lebih.

4. Pencahayaan

Objek atau benda akan tampak oleh penglihatan jika terkena cahaya. Bola dunia misalnya, belahan bola dunia yang terkena cahaya matahari akan tampak terang, sedangkan belahan bola dunia yang tidak terkena cahaya matahari akan tampak gelap. Begitu juga benda-benda di muka bumi ini, akan tampak terang jika terkena cahaya, sebaliknya akan tampak gelap jika tidak terkena cahaya matahari.

H. Rangkuman

Kegiatan menggambar merupakan induk atau dasar dari karya seni rupa. Menggambar merupakan aktivitas mental dan fisik yang dituangkan dalam bentuk goresan tangan, menggunakan media dua dan tiga dimensi. Menggambar menggunakan imajinasi dan perasaan melalui alat gambar seperti pensil, bolpoin, krayon, dan alat lain yang dapat digunakan untuk menulis. Objek menggambar dapat berbentuk flora (tumbuhan), fauna (hewan), dan alam benda, baik benda buatan manusia atau benda yang berasal dari alam.

Menggambar sebaiknya dimulai dari mengamati objek yang akan digambar, mengatur komposisi gambar, sampai dengan mewarnai hasil gambar. Prosedur yang harus dilakukan dalam menggambar harus mengikuti kaidah seni rupa yang lugas, imajinatif, kreatif, dan menyenangkan dengan memperhatikan unsur-unsur seni rupa seperti titik, garis, warna, dan bidang. Selain itu menggambar juga harus memperhatikan prinsip-prinsip seni rupa seperti proporsi, komposisi, keseimbangan, tekstur, dan gelap terang



Demikianlah yang dapat admin bagikan kali ini. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu Bapak/Ibu Guru dan juga anak didik dalam mencari referensi terkait dengan apa yang telah dibagikan di atas. Dan selanjutnya, apa yang sudah dibagikan di atas dapat memberikan dampak positif yang baik kepada perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami materi yang telah dijelaskan oleh Bapak/Ibu Guru di sekolah berkaitan dengan penjelasan di atas. Dan bagi Bapak/Ibu Guru harapannya, kiranya Bapak dan Ibu Guru selalu diberikan kesehatan dan umur yang panjang di dalam mendidik dan mencerdaskan anak bangsa. Sukses selalu buat kita semua di mana pun berada, kiranya rahmat Tuhan selalu menyertai. Sekian dan terima kasih.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Konsep Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda dalam Seni Budaya

Beranda / Google.com / Google.co.id / YouTube.com / Disclaimer