"KUMPULAN REFERENSI PEMBELAJARAN TENTANG PENGERTIAN"

Minggu, 05 Januari 2020

Pengertian Corak Representatif dalam Seni Patung | Seni Budaya Kelas 9 Semester 1 (Revisi)



Daftar Isi [Tampil]
searchpengertian.com | Apa yang dimaksud dengan corak representatif dalam seni patung? Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan jawaban dari pertanyaan yang ada di atas. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu anak didik dalam mencari referensi tentang pengertian corak representatif dalam seni patung. Dan harapannya, apa yang admin bagikan kali ini dapat memberikan dampak positif yang baik bagi perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami pengertian corak representatif dalam seni patung. Silakan kalian baca dengan saksama penjelasannya di bawah ini!

Pengertian Corak Representatif dalam Seni Patung | Seni Budaya Kelas 9 Semester 1 (Revisi)
www.searchpengertian.com

A. Pengertian Corak Representatif

Corak patung representatif adalah gaya patung yang meniru bentuk-bentuk alami, misalnya bentuk manusia, bentuk binatang, dan bentuk tumbuhan. Perwujudan patung corak ini secara fisik menyerupai bentuk aslinya, misalnya patung sapi yang benar-benar menyerupai sapi, baik anatomi maupun proporsinya.

B. Bahan dan Alat Membuat Patung

Berikut ini adalah beberapa bahan dan alat yang digunakan dalam membuat seni patung agar lebih menarik dengan corak representatif. Adapun bahan dan alat yang digunakan adalah sebagai berikut.

1. Bahan Membuat Patung
 
Bahan yang diperlukan untuk pembuatan karya patung dapat dikelompokkan menjadi lima, yaitu bahan plastis, kayu, batu, logam, dan bahan kimia. Berikut uraiannya.

a. Bahan plastis
Bahan plastis adalah bahan yang mudah dibentuk, seperti tanah liat, plastisin (lilin atau malam), dan sabun batangan. Tanah liat sebagai bahan patung hendaknya butirannya halus dan bersih dari kotoran. Serta jangan terlalu empuk atau terlalu keras agar mudah dibentuk.

b. Kayu
Kayu memiliki jenis yang beraneka ragam. Kayu sebagai bahan patung hendaknya tidak terlalu lunak dan tidak terlalu keras. Jika terlalu lunak, kayu akan mudah rusak dan tidak tahan lama. Sebaliknya, jika terlalu keras, kayu akan sukar dipahat. Pilihlah kayu yang seratnya padat, tetapi tidak terlalu lunak dan tidak terlalu keras. Contohnya kayu mahoni atau kayu jati.

c. Batu
Batu sebagai bahan patung jenisnya beraneka ragam, dari batu yang paling lunak sampai dengan batu yang paling keras. jenisnya ada batu padas, andesit, granit, sampau batu marmer. Pemahatan patung dengan batu memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, terutama batu keras.

d. Logam
Logam memiliki jenis yang beraneka ragam. Dari besi, tembaga, kuningan, perunggu, perak, sampai dengan emas. Bahan logam untuk karya patung dapat dilakukan dengan teknik cetak tulang dan teknik susun (konstruksi).

e. Bahan kimia
Bahan kimia yang dapat dipergunakan untuk pembuatan karya patung antara lain gips dan fiber glass. Bahan gips berupa serbuk berwarna putih yang jika dicampur air dengan perbandingan tertentu yang jika dicampur menjadi satu dapat mengeras dalam waktu singkat.

2. Alat Membuat Patung


Peralatan yang diperlukan untuk pembuatan karya patung bermacam-macam bergantung pada bahan dan teknik yang dipergunakan. Selanjutnya alat yang dipergunakan untuk membuat patung adalah sebagai berikut.

a. Butsir
Butsir adalah alat pembuat karya patung yang terbuat dari bahan kayu dan kawat. Bentuknya sangat bervariasi sesuai dengan kebutuhan pembentukan. Alat butsir diperlukan dalam berkarya patung dari bahan tanah liat dan plastisin.

b. Meja putar
Meja putar adalah bantu berkarya patung yang berbentuk pipih bulat dan dapat diputar. Meja putar dapat dibuat dari bahan kayu, logam, pasir, dan semen. Agar dapat berputar dengan baik, perlu dipasang laker roda. Kegunaan meja putar dalam pembuatan karya patung sebagai alas pembuatan model patung dari tanah liat yang dapat diputar sesuai kehendak pematung.

c. Pahat
Pahat merupakan alat pembuatan karya patung yang terbuat dari bahan baja. Pahat untuk kayu sering disebut pahat ukir, sedangkan pahat batu sering disebut bethel. Pahat kayu atau pahat ukir ini dalam satu set berjumlah kurang lebih 30 buah.

d. Palu
Palu merupakan alat pembuat karya patung yang berkaitan dengan pahat. Palu untuk pahat terbuat dari bahan kayu, sedangkan palu untuk pahat terbuat dari bahan logam.

e. Cetakan
Cetakan merupakan alat pembuatan karya patung yang terbuat dari bahan gips. Bentuknya merupakan negatif dari bentuk patung yang akan dibuat. kegunaan cetakan adalah sebagai alat cetak patung dalam jumlah banyak.

f. Cetok
Cetok merupakan alat pembuatan karya patung yang berbentuk sendok. Kegunaan alat ini untuk mengambil adonan semen dan pasir dan sekaligus pembentukan patung.

g. Catut
Catut merupakan alat pembentuk karya patung yang berguna untuk memotong dan mengikat kawat. Alat ini digunakan pada teknik susun yang menggunakan bahan besi dan kawat.

h. Las
Las merupakan alat pembuat karya patung yang berguna untuk merekatkan bahan logam. Alat ini diperlukan pada teknik susun, rakit, dan rekat dengan memanfaatkan energi panas yang dihimpun dari karbit atau listrik.


Demikianlah yang dapat admin bagikan kali ini. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu Bapak/Ibu Guru dan juga anak didik dalam mencari referensi terkait dengan apa yang telah dibagikan di atas. Dan selanjutnya, apa yang sudah dibagikan di atas dapat memberikan dampak positif yang baik kepada perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami materi yang telah dijelaskan oleh Bapak/Ibu Guru di sekolah berkaitan dengan penjelasan di atas. Dan bagi Bapak/Ibu Guru harapannya, kiranya Bapak dan Ibu Guru selalu diberikan kesehatan dan umur yang panjang di dalam mendidik dan mencerdaskan anak bangsa. Sukses selalu buat kita semua di mana pun berada, kiranya rahmat Tuhan selalu menyertai. Sekian dan terima kasih.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pengertian Corak Representatif dalam Seni Patung | Seni Budaya Kelas 9 Semester 1 (Revisi)

Beranda / Google.com / Google.co.id / YouTube.com / Disclaimer