"KUMPULAN REFERENSI PEMBELAJARAN TENTANG PENGERTIAN"

Rabu, 11 September 2019

Pengertian Percaya Diri dan Faktor-Faktor Penyebab Kurang Percaya Diri



Daftar Isi [Tampil]
Budi Pekerti | Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang pengertian percaya diri dan  faktor-faktor penyebab kurang percaya diri. Semoga apa yang admin bagikan ini dapat membantu aanak didik dalam mencari referensi tentang pengertian percaya diri dan faktor-faktor penyebab kenapa kita kurang percaya diri. Dan harapannya apa yang admin bagikan ini dapat memberikan dampak positif yang baik bagi perkembangan anak didik di sekolah. Berikut ini adalah penjelasan mengenai pengertian dan faktor-faktor penyebab kurang percaya diri.


Percaya diri adalah sikap yang baik dan terpuji, sikap positif yang perlu selalu dikembangkan. Percaya diri amat penting dan amat berguna untuk kesuksesan di mana pun dan kapan pun. Yang dimaksud dengan percaya diri adalah suatu sikap yang dimiliki seseorang bahwa dalam dirinya diyakini ada sesuatu yang berharga, yang indah, yang unik, yang membuat dirinya bangga, bahagia dan dengan ini dia mempunyai identitas diri. Sikap ini juga merupakan sikap yang sangat menentukan kesuksesan di masa depan. Orang tidak percaya diri biasanya merasa diri tidak akan mempunyai sukses dan hidupnya tertekan serta bergantung pada situasi lingkungan dan situasi lingkungan dan situasi alam.

Faktor-Faktor Penyebab Kurang Percaya Diri

Beberapa faktor yang mempengaruhi rasa percaya diri antara lain sebagai berikut

1. Kurang menerima diri

Setelah kita mengenal diri dengan baik. ingatlah langkah selanjutnya adalah menerima diri apa adanya. Menerima diri apa adanya bukan berarti pasrah atau pesimis dengan keadaan diri, tetapi sebaliknya menerima dengan positif apa yang menjadi kelebihn dan kelemahan. Semua orang ada pada keadaan seperti itu termasuk dirimu sendiri. Jika kita tidak menerima apa adanya diri kita, itulah yang menjadi faktor penghancur yang membuat kita rendah diri. Kekurangan diri kita tidak perlu diratapi, tetapi perlu diperbaiki, sedangkan kelebihan diri tidak perlu disombongkan, tetapi perlu disyukuri. Kurang menerima diri akan membelenggu dan membuat kita semakin tidak percaya diri.

2. Kecemasan

Kita tidak bisa membangun rasa percaya diri sebelum berhasil mengatasi kecemasan. Kunci sukses kita adalah membangun rasa percaya diri dengan cara menghilangkan rasa cemas. Rasa cemas bisa mematikan potensi yang kita miliki. Seorang dokter mengungkapkan bahwa rasa cemas menyebabkan terjadinya beberapa gangguan pada organ tubuh misalnya: gangguan jantung, asma, reumatik, migraine, gangguan pencernaan dan lain-lain.

Rasa cemas adalah rasa yang muncul sebelum kesulitan itu sendiri terjadi. Rasa cemas pada dasarnya merusak dan menghancurkan. Rasa cemas merupakan salah satu fungsi dari pikiran kita. Rasa cemas berbahaya dan bisa memengaruhi semua orang di sekitarnya. Untuk pikir kita, kita mengalahkan rasa cemas. Kita perlu menyadari bahwa diri kita dikuasai total oleh daya pikir yang sudah kuat dan istimewah yang kita miliki. Contoh: ketika keluarga sedang terlibat diskusi yang hangat, sedang beradu argumen atau bahkan menjurus ke adu suara.

Perbedaan pendapat telah mempengaruhi suhu pembicaraan sehingga bernada tinggi. Tetapi tiba-tiba bel berbunyi atau pintu diketuk. Secara spontan semua akan terdiam. Kita tidak menginginkan orang luar mengetahui pertengkaran kita, karena itu akan membuat malu semua keluarga. Maka secara spontan suasana bisa berubah karena ada tamu. Cara yang sama ini bisa dipakai untuk melenyapkan rasa cemas dan menggantinya dengan antusiasme, pikiran yang positif, serta percaya diri. Banyak kecemasan yang kita pelihara tidak beralasan atau berlebihan dan penting kita ingat bahwa justru membuat kita rapuh. Bila kita sedang dalam keadaan cemas, maka hadapilah dengan percaya diri. Rasa cemas merugikan, maka tidak perlu dipelihara dalam diri.

3. Kurangnya wawasan

Kita perlu membekali diri dengan berbagai macam ilmu pengetahuan. Semakin kita memiliki ilmu semakin luas wawasan kita, maka kita juga semakin percaya diri. Sebaliknya, bila kita kurang membenahi diri dan tidak mempunyai wawasan luas bisa mengakibatkan kurangnya rasa percaya diri bergaul dengan orang lain. Banyak usaha untuk mengembankan wawasan, antara lain : membaca buku, menonton, bertanya kepada orang yang lebih tahu, membekali diri dengan keterampilan-keterampilan, mengikuti perkumpulan yang meningkatkan mentalitas kita dan lain-lain.


Demikianlah yang dapat admin bagikan kali ini. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu Bapak/Ibu Guru dan juga anak didik dalam mencari referensi terkait dengan apa yang telah dibagikan di atas. Dan selanjutnya, apa yang sudah dibagikan di atas dapat memberikan dampak positif yang baik kepada perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami materi yang telah dijelaskan oleh Bapak/Ibu Guru di sekolah berkaitan dengan penjelasan di atas. Dan bagi Bapak/Ibu Guru harapannya, kiranya Bapak dan Ibu Guru selalu diberikan kesehatan dan umur yang panjang di dalam mendidik dan mencerdaskan anak bangsa. Sukses selalu buat kita semua di mana pun berada, kiranya rahmat Tuhan selalu menyertai. Sekian dan terima kasih.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pengertian Percaya Diri dan Faktor-Faktor Penyebab Kurang Percaya Diri

Beranda / Google.com / Google.co.id / YouTube.com / Disclaimer