"KUMPULAN REFERENSI PEMBELAJARAN TENTANG PENGERTIAN"

Sabtu, 28 September 2019

Pengertian Diskusi Podium dalam Teks Diskusi | Bahasa Indonesia Kelas 9 (Revisi)



Daftar Isi [Tampil]
Diskusi Podium | Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang pengertian diskusi podium dalam teks diskusi. Semoga apa yang admin bagikan ini dapat membantu anak didik dalam mencari referensi tentang diskusi podium. Harapannya apa yang admin bagikan ini dapat memberikan dampak positif yang baik bagi perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami diskusi podium dalam teks diskusi.

Pengertian Diskusi Podium dalam Teks Diskusi | Bahasa Indonesia Kelas 9 (Revisi)

Pengertian Diskusi Podium

Diskusi podium adalah sebuah penjelasan suatu masalah yang dilakukan oleh wakil dari berbagai kelompok yang memiliki pendapat berbeda. Dalam diskusi ini, masalah-masalah bersifat umum dijelaskan secara panjang lebar sehingga jelas. 

Macam-Macam Diskusi

Di bawah ini adalah beberapa macam-macam diskusi. Adapun macam-macam diskusi fak dalam diskusi fak.
  1. Diskusi kelompok yaitu suatu penyelesaian masalah dengan melibatkan kelompok-kelompok kecil.
  2. Diskusi pleno yaitu diskusi yang membahas hasil diskusi kelompok, tingkat lanjut dari diskusi kelompok.
  3. Diskusi panel yaitu diskusi yang dilangsungkan oleh panelis dan disaksikan/dihadiri oleh beberapa pendengar, serta diatur oleh seorang moderator.
  4. Debat adalah pertukaran pendapat antar setiap orang, dengan masing-masing mempertahankan ide/gagasan masing-masing.
  5. Diskusi fak adalah bentuk diskusi ini bertujuan untuk mengolah suatu bahan secara bersama-sama di bawah bimbingan seorang ahli.
  6. Diskusi podium adalah penjelasan masalah oleh wakil dari berbagai kelompok atau diskusi yang diadakan oleh wakil-wakil terpilih bersama atau tanpa plenum.
  7. Kongres adalah permusyawaratan yang terdiri atas seluruh anggota organisasi.
  8. Simposium yaitu merupakan pertemuan terbuka dengan beberapa pembicara yang menyampaikan ceramah pendek mengenai aspek yang berbeda tetapi saling berkaitan tentang suatu masalah.
  9. Seminar yaitu pertemuan para pakar yang berusaha mendapatkan kata sepakat mengenai suatu hal
  10. Konferensi yaitu pertemuan untuk berdiskusi mengenai suatu masalah yang dihadapi bersama
  11. Lokakarya/sanggar kerja yaitu pertemuan yang membahas suatu karya
  12. Forum diskusi adalah salah satu bentuk dialog yang sering digunakan dalam bidang politik
  13. Diskusi kasualis (cepat) yaitu diskusi yang memunyai unsur antara lain, ketua diskusi, sekertaris, anggota, pembicara, dan pengamat.
Persiapan Diskusi

Di bawah ini beberapa hal yang harus dipersiapkan dalam diskusi. Adapun persiapan dalam diskusi adalah sebagai berikut.
  1. Persiapan bahan
  2. Persiapan personal
  3. Persiapan ruangan
Norma Pemimpin Diskusi

Berikut ini adalah beberapa norma dari pemimpin diskusi. Adapun norma-norma yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin diskusi adalah sebagai berikut.
  1. Memegang kendali diskusi
  2. Membuka diskusi secara resmi
  3. Memberi kesempatan berbicara secara urut
  4. Menentukan lamanya berbicara
  5. Tidak boleh mengubah tema
  6. Memberi kesempatan berbicara kepada pembicara
  7. Selalu menjaga kesesuaian pembahasan dengan tema
  8. Merangkum diskusi di bagian akhir setelah pembaca selesai
Proses Diskusi

Di bawah ini adalah beberapa proses diskusi. Adapun proses diskusi adalah sebagai berikut
  1. Perkenalan dan ucapan selamat datang oleh moderator atau pemimpin diskusi
  2. Pengantar isi dalam diskusi
  3. Menciptakan situasi saling percaya
  4. Penjelasan tentang jalannya diskusi
  5. Diskusi
  6. Rangkuman
  7. Penutup notulen
Contoh Teks Diskusi

Di  bawah ini adalah contoh teks diskusi yang berjudul "Kebersihan dan Sampah" dalam teks diskusi. Adapun contoh teks diskusi adalah sebagai berikut.

Kebersihan dan Sampah

Sampah merupakan satu hal yang dianggap sangat meresahkan karena memberikan sampak buruk pada lingkungan. Sampah yang menumpuk umumnya dapat menyebabkan berbagai penyakit hingga menyebabkan banjir. Dalam beberapa kasus, cara menanggulangi sampah dianggap menjadi permasalahan yang penting di beberapa daerah tertentu. Sebenarnya pemecahan masalah tentang sampah sudah menjadi perdebatan sejak dulu.

Banyak orang beranggapan bahwa sampah adalah sesuatu yang dibutuhkan lagi, maka dari itu sampah harusnya dimusnakan dengan cara di bakar. Namun bagi mereka yang mencintai alam, cara ini dianggap bukan sebagai solusi melainkan sebagai sebuah bencana baru. Sampah-sampah yang dibakar akan menghasilkan polusi udara berupa bau yang tidak sedap dan asap pembakaran yang dapat menipiskan lapisan ozon.

Umumnya orang yang mencintai lingkungan akan lebih memilih penyelesaian berupa dekomposting dan daur ulang. Sebagai contoh sampah organik seperti daun kering, batang pohon dan sebagainya dapat dijadikan sebagai pupuk kompos melalui proses dekomposting. Sedangkan sampah nonorganik yang memang tidak dapat mengalami pembusukan dapat dilakukan daur ulang.

Pada dasarnya sampah dapat diolah dan dimanfaatkan kembali. Pengolahan dan penanganan sampah yang ramah lingkungan adalah cara paling tepat dan sesuai untuk menyelesaikan permasalahan sampah yang ada.


Demikianlah yang dapat admin bagikan kali ini. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu Bapak/Ibu Guru dan juga anak didik dalam mencari referensi terkait dengan apa yang telah dibagikan di atas. Dan selanjutnya, apa yang sudah dibagikan di atas dapat memberikan dampak positif yang baik kepada perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami materi yang telah dijelaskan oleh Bapak/Ibu Guru di sekolah berkaitan dengan penjelasan di atas. Dan bagi Bapak/Ibu Guru harapannya, kiranya Bapak dan Ibu Guru selalu diberikan kesehatan dan umur yang panjang di dalam mendidik dan mencerdaskan anak bangsa. Sukses selalu buat kita semua di mana pun berada, kiranya rahmat Tuhan selalu menyertai. Sekian dan terima kasih.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengertian Diskusi Podium dalam Teks Diskusi | Bahasa Indonesia Kelas 9 (Revisi)

Beranda / Google.com / Google.co.id / YouTube.com / Disclaimer