"KUMPULAN REFERENSI PEMBELAJARAN TENTANG PENGERTIAN"

Minggu, 06 Desember 2020

Soal AKM : Pengertian, Tujuan, Jenis dan Contoh Soal Dilengkapi Pembahasan



Daftar Isi [Tampil]

searchpengertian.com | Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan pengertian, tujuan, dan contoh soal asesmen kompetensi minimum (AKM) dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu anak didik dalam mencari referensi tentang pengertian, tujuan, dan contoh soal asesmen kompetensi minimum (AKM) dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan.

Soal AKM : Pengertian, Tujuan, Jenis dan Contoh Soal Dilengkapi Pembahasan

A. Pengertian Soal AKM

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua murid untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. Terdapat dua kompetensi mendasar yang diukur AKM: literasi membaca dan literasi matematika (numerasi). Baik pada literasi membaca dan numerasi, kompetensi yang dinilai mencakup keterampilan berpikir logis-sistematis, keterampilan bernalar menggunakan konsep serta pengetahuan yang telah dipelajari, serta keterampilan memilah serta mengolah informasi.

AKM menyajikan masalah-masalah dengan beragam konteks yang diharapkan mampu diselesaikan oleh murid menggunakan kompetensi literasi membaca dan numerasi yang dimilikinya. AKM dimaksudkan untuk mengukur kompetensi secara mendalam, tidak sekedar penguasaan konten.

Literasi membaca didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks tertulis untuk mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia dan untuk dapat berkontribusi secara produktif kepada masyarakat. Numerasi adalah kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.

B Tujuan Soal AKM

Dalam pembelajaran terdapat tiga komponen penting, yaitu kurikulum (apa yang diharapkan akan dicapai), pembelajaran (bagaimana mencapai) dan asesmen (apa yang sudah dicapai). Asesmen dilakukan untuk mendapatkan informasi mengetahui capaian murid terhadap kompetensi yang diharapkan. Asesmen Kompetensi Minimum dirancang untuk menghasilkan informasi yang memicu perbaikan kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya dapat meningkatkan hasil belajar murid.

Pelaporan hasil AKM dirancang untuk memberikan informasi mengenai tingkat kompetensi murid. Tingkat kompetensi tersebut dapat dimanfaatkan guru berbagai mata pelajaran untuk menyusun strategi pembelajaran yang efektif dan berkualitas sesuai dengan tingkat capaian murid. Dengan demikian “Teaching at the right level” dapat diterapkan. Pembelajaran yang dirancang dengan memperhatikan tingkat capaian murid akan memudahkan murid menguasai konten atau kompetensi yang diharapkan pada suatu mata pelajaran. 

C. Jenis-Jenis Soal AKM

Berikut ini adalah beberapa jenis soal AKM yang diujikan sebagai berikut

  1. Numerasi
  2. Literasi teks fiksi
  3. Literasi teks informasi

D. Contoh Soal AKM

Berikut ini adalah beberapa contoh soal AKM sebagai berikut.

1. Bacalah kutipan teks berikut ini!

"Ya ampun!" ujar seorang wanita. Dia adalah pembuat keramik yang sering mengunjungi tempat tersebut. "Jendela ini lupa ditutup selama akhir pekan! Lihat, tempat ini menjadi kotor sekali. Kau boleh bermain-main dengan tanah liat, Ibu mau mengambil lap pembersih, "katanya kepada anak gadisnya.

Si gadis kecil itu melihat segumpal tanah liat di dekat jendela.

"Wah kebetulan sekali ada tanah di sini, cocok sekaliu," katanya.

Tak lama kemudian si gadis kecil menekan dan meramas-remas si Tanah Liat menjadi bentuk yang diinginkan. Bagi si Tanah, jari-jari si gadis itu seperti sentuhan lembut yang sangat menyenangkan.

Si gadis terus bekerja sambil berpikir. Tangannya bergerak membentuk sesuatu. Si Tanah merasakan tangan halus gadis itu membentuknya menjadi sebuah benda bundar dengan kosong di tengahnya. Dengan sejumput tanah liat, dibentuknya pegangan untuk tangan.

"Ibu, ibu," panggil si gadis kecil, "Aku membuat cangkir!"

"Bagus sekali!" ujar ibunya. "Simpan saja di dalam rak, nanti kita bakar di dalam tungku. Kau dapat mengecatnya dengan warna kesukaanmu."

Tak lama kemudian si cangkir itu telah siap dibawa kerumahnya yang baru. Sekarang dia tinggal di rak dapur, berdekatan dengan cangkir-cangkir lainnya, piring, serta peratan dapur. Mereka tampak berbeda satu dari lainnya. Beberapa cangkir itu ada yang sangat indah.

Si gadis kecil adalah orang yang sangat penting dalam cerita ini. Jelaskan mengapa dia penting di dalam semua kejadian cerita itu?

Jawaban:

Cerita di atas mengisahkan tanah liat yang sudah lama tidak tersentuh oleh siapa pun. Tanah liat tersebut ingin agar dirinya menjadi sesuatu yang berguna. Gadis kecil dalam cerita di atas merupakan orang yang sangat penting dalam cerita tersebut karena ia berhasil membuat tanah liat menjadi sebuah barang yang berguna sesuai harapan si tanah liat itu.

2. Bacalah paragraf kutipan teks berikut!

Suatu hari, sekumpulan anak datang ke tempat itu bersama dengan gurunya. Tangan-tangan kecil itu mengambil tanah di penyimpangan. Hanya segumpal tanah liat itu yang tersisa untuk diambil, akhirnya dia keluar juga ! "Inilah kesempatanku yang paling besar!" dia pikir sambil memincingkan ke cahaya.

Seorang anak laki-laki menyimpan tanah itu ke dalam alat pemutar dan memutarnya sekencang mungkin. "Ini sungguh menyenangkan!" pikir si Tanah liat. Anak itu mencoba menarik tanah itu ke atas sambil terus memutarnya. Si Tanah liat itu merasa sangat senang karena dia telah menjadi sesuatu! Setelah mencoba membuat sebuah mangkuk, si anak kecil itu akhirnya menyerah. Tanah itu dileburkannya lagi dan dibulatkan menjadi mirip sebuah bola.

"Sudah waktunya untuk membersihkan diri!" kata Pak Guru. Dan tempat kerja itu pun ramai dengan suara anak-anak menggosok, menyabuni, membilas, dan mengeringkan tangannya. Air berceceran di mana-mana. Anak laki-laki itu menyimpan bola tanah itu di dekat jendela dan bergegas bergabung dengan teman-temannya. Sesaat kemdian, tempat itu pun menjadi kosong . Ruangan menjadi sangat sepi dan gelap. Si Tanah liat sangat ketakutan. Tidak saja dia kehilangan tempatnya yang nyaman di dalam tempat penyimpanan yang lembab, dia tahu bahwa dia berada dalam bahaya.

"Habislah sudah, " dia berpikir. Aku akan tinggal di sini dan mengering, sekering batu."

Dia duduk di dekat jendela yang terbuka, tidak dapat bergerak. Dia merasakan cairan yang keluar dari tubuhnya. Sinar matahari mulai meredup, dan angin malam mulai berhembus. Sampai akhirnya dia mengeras sekeras batu. Dia sedemikian keras, sehingga tidak lagi mampu berpikir. Dia hanya tahu bahwa dia sudah tidak punya teman.

Si anak laki-laki telah meninggalkan segumpal tanah liat itu dalam bahaya. Bahaya apakah itu?

Jawaban:

Bahaya yang dimaksud dalam cerita di atas yaitu tanah liat akan mengering dan mengeras sehingga harapannya untuk menjadi sesuatu mungkin tidak akan terwujud.

3. Bacalah kutipan berikut!

Di lantai atas, di dalam sebuah menara tua, pernah ada tempat kerja. Tempat itu adalah tempat pembuatan keramik. Penuh dengan cat warna-warni , alat pemutar keramik, tungku pembakaran, dan tentu saja tanah liat. Dekat jendela ada sebuah tempat penyimpanan besar yang terbuat dari kayu dengan pintu penutup yang kuat. Di sanalah tanah liat itu disimpan. Di bagian paling bawah, hampir di pojok tempat itu, ada sengumpal tanah yang sudah lama berada di sana. Dia hampir tidak ingat kapan terakhir dia diambil untuk dibuat keramik. Setiap hari pintu penutup yang kuat itu dibuka. Segumpal tanah liat itu dapat mendengarkan betapa gembiranya orang-orang yang sibuk bekerja di sana.

"Kapan aku mendapat giliran?" tanyanya. Seiring hari berlalu, di dalam penyimpanan yang gelap, segumpal tanah liat itu kehilangan harapan.

Suatu hari, sekumpulan anak datang ke tempat itu bersama dengan gurunya. Tangan-tangan kecil itu mengambil tanah di penyimpangan. Hanya segumpal tanah liat itu yang tersisa untuk diambil, akhirnya dia keluar juga ! "Inilah kesempatanku yang paling besar!" dia pikir sambil memincingkan ke cahaya.

Seorang anak laki-laki menyimpan tanah itu ke dalam alat pemutar dan memutarnya sekencang mungkin. "Ini sungguh menyenangkan!" pikir si Tanah liat. Anak itu mencoba menarik tanah itu ke atas sambil terus memutarnya. Si Tanah liat itu merasa sangat senang karena dia telah menjadi sesuatu! Setelah mencoba membuat sebuah mangkuk, si anak kecil itu akhirnya menyerah. Tanah itu dileburkannya lagi dan dibulatkan menjadi mirip sebuah bola.

Mengapa segumpal tanah liat itu demikian lama berada di tempat penyimpanan?

Jawaban:

Tanah liat berada dibagian paling bawah dan hampir di pojok dari tempat penyimpanan yang terbuat dari kayu. Karena keberadaannya itu, tanah liat menjadi sulit ditemukan sehingga ia berada di tempat penyimpanan dalam waktu yang lama.

4. Perhatikan gambar berikut!


 Apakah manfaat makan ikan menurut infografis di atas?

A. Mengandung nutrisi yang diperlukan oleh tubuh.
B. Mengandung vitamin B6 lebih banyak bila dibandingkan dengan udang.
C. Berperan penting dalam pertumbuhan bayi hingga usia 3 tahun.
D. Membantu tubuh memproduksi sel-sel baru
E. Menurunkan kemungkinan terserang penyakit jantung.

Jawaban:

Pilihan B tidak tepat karena kandungan ikan yang lebih banyak dari udang adalah Omega 3, bukan vitamin B.

Pilihan C tidak tepat karena keterangan “hingga usia 3 tahun” bertentangan dengan informasi “Berperan penting dalam peningkatan gizi, terutama 1000 hari pertama”. Kata “terutama” menunjukkan bahwa kandungan ikan akan lebih berperan dalam peningkatan gizi pada anak usia 1000 hari pertama (3 tahun), tetapi bukan berarti tidak berperan setelah anak berusia lebih dari 3 tahun.

Pilihan D tidak tepat karena pada infografis tercantum bahwa kandungan ikan dapat membantu ‘memperbaiki sel-sel yang rusak’. Namun, kata ‘memperbaiki’ (sel yang rusak) memiliki arti yang berbeda dengan ‘memproduksi sel-sel yang baru’.

Pilihan E tidak tepat. Meskipun informasi tentang manfaat ikan untuk jantung terdapat di dalam bacaan, tetapi infografis di atas tidak hanya fokus membahas hal tersebut. Secara keseluruhan, infografisnya membahas berbagai nutrisi yang terkandung dalam ikan beserta manfaatnya.

Pada infografis disebutkan bahwa ikan bergizi tinggi. Bergizi artinya sama dengan mengandung nutrisi. Nutrisi yang terkandung pada ikan dibutuhkan untuk mencegah kerusakan sel tubuh, memperbaiki sel tubuh yang rusak, menjaga pertumbuhan anak terutama 1.000 hari pertama, meningkatkan kecerdasan otak, dan mengurangi risiko berbagai penyakit. Dengan kata lain, ikan mengandung nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. 

Jawaban palimg tepat adalah A



Demikianlah yang dapat admin bagikan kali ini. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu Bapak/Ibu Guru dan juga anak didik dalam mencari referensi terkait dengan apa yang telah dibagikan di atas. Dan selanjutnya, apa yang sudah dibagikan di atas dapat memberikan dampak positif yang baik kepada perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami materi yang telah dijelaskan oleh Bapak/Ibu Guru di sekolah berkaitan dengan penjelasan di atas. Dan bagi Bapak/Ibu Guru harapannya, kiranya Bapak dan Ibu Guru selalu diberikan kesehatan dan umur yang panjang di dalam mendidik dan mencerdaskan anak bangsa. Sukses selalu buat kita semua di mana pun berada, kiranya rahmat Tuhan selalu menyertai. Sekian dan terima kasih.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Soal AKM : Pengertian, Tujuan, Jenis dan Contoh Soal Dilengkapi Pembahasan

Beranda / Google.com / Google.co.id / YouTube.com / Disclaimer