"KUMPULAN REFERENSI PEMBELAJARAN TENTANG PENGERTIAN"

Minggu, 04 Oktober 2020

Pengertian, Jenis, Ciri, dan Pengungkapan Teks Biografi | Bahasa Indonesia Kelas X (Revisi)



Daftar Isi [Tampil]

searchpengertian.com | Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan pengertian, jenis-jenis, ciri-ciri, dan pengungkapan kembali keteladan tokoh dalam teks biografi mata pelajaran bahasa Indonesia. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu anak didik dalam mencari referensi tentang pengertian, jenis-jenis, ciri-ciri, dan pengungkapan kembali keteladan tokoh dalam teks biografi. Dan harapannya, apa yang admin bagikan kali ini dapat memberikan dampak baik bagi perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami pengertian, jenis-jenis, ciri-ciri, dan pengungkapan kembali keteladan tokoh dalam teks biografi.

Pengertian, Jenis, Ciri-Ciri, dan Pengungkapan Teks Biografi | Bahasa Indonesia Kelas 10 (Revisi)

A. Pengertian Teks Biografi

Biografi berbicara tentang riwayat hidup seseorang. Istilah biografi berasal dari bahasa Yunani, biographia. Bahasa tersebut lalu diserap ke dalam bahasa Latin dan Prancis sekitar abad ke-17. Istilah biografi merupakan gabungan dari kata bios yang berarti hidup dan graphein yang berarti menulis. Berdasarkan istilah tersebut, biografi dapat diartikan "tulisan tentang hidup".
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, biografi adalah riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang lain. Sebuah biografi lebih kompleks daripada sekadar daftar tanggal lahir atau mati dan data pekerjaan seseorang. Dalam biografi dijelaskan secara lengkap kehidupan tokoh sejak kecil, riwayat pendidikan, karier, perjuangan, bahkan sang tokoh meninggal dunia dipaparkan dalam biografi.

B. Jenis-Jenis Teks Biografi

Ada beberapa jenis teks biografi dalam mata pelajaran bahasa Indonesia di SMA. Adapun jenis-jenis teks biografi tersebut adalah sebagai berikut.
1. Biografi berdasarkan sisi penulis
  • Autobiografi, merupakan riwayat hidup yang ditulis sendiri oleh tokoh tersebut.
  • Biografi, merupakan bentuk teks yang berisi kisah hidup tokoh dalam mengarungi kehidupannya yang ditulis oleh orang lain.
2. Biografi berdasarkan izin penulisan
  • Authorized biography, merupakan biografi yang penulisannya mendapatkan izin atau sepengetahuan tokoh yang akan ditulis cerita hidupnya.
  • Unauthorized biography, merupakan biografi yang penulisannya tanpa seizin dan sepengetahuan tokoh yang akan ditulis kisah hidupnya. Biasanya penulisan unauthorized biography terjadi karena tokoh tersebut telah wafat.

3. Biografi berdasarkan isinya

  • Biografi perjalanan hidup. Biografi ini berisi perjalanan hidup lengkap seorang tokoh atau diambil dari bagian-bagian yang dianggap memunyai kesan.
  • Biografi perjalanan karier. Biografi ini berisi perjalanan karier seorang tokoh mulai dari awal hingga karier yang dilakukan pada saat ini atau perjalanan karier dalam mencapai sebuah kesuksesan tertentu.
4. Biografi berdasarkan persoalan yang dibahas
  • Biografi politik. Penulisan riwayat tokoh suatu negara dilihat dari sudut pandang politik. Biografi tersebut mendapatkan bahan dari kumpulan berbagai riset. Akan tetapi, biografi politik biasanya tidak lepas atau sarat akan kepentingan penulis atau tokoh yang minta untuk ditulis.
  • Biografi intelektual. Biografi ini hampir sama dengan biografi politik, persamaannya adalah kumpulan bahannya yang didapatkan dari berbagai riset. Namun, penulisannya dituangkan dalam gaya bahasa ilmiah.
  • Biografi jurnalistik. Penulisan biografi ini didapatkan dari hasil wawancara dengan tokoh yang akan ditulis atau tokoh yang menjadi rujukan sebagai bahan pendukung cerita.
5. Biografi berdasarkan penerbit
  • Buku sendiri. Penulisan biografi tokoh yang dijadikan buku oleh penerbit dengan biaya produksi mulai dari penulisan, percetakan, dan pemasaran ditanggung sendiri. Penulisan biografi ini bertujuan untuk dijual dipasaran atau mendapatkan perhatian publik.
  • Buku subsidi. Penulisan biografi tokoh yang bianya produksinya ditanggung oleh sponsor. Biasanya biografi seperti jika dilihat dari segi komersil tidak akan laku ataupun jika laku harga jualnya terlalu tinggi sehingga tidak terjangkau.

C. Ciri-Ciri Teks Biografi

Ciri-ciri teks biografi dapat dilihat dari berbagai aspek. Berikut dijelaskan ciri-ciri teks biografi.

1. Ciri teks biografi menurut fungsinya sebagai berikut.

  • Teks biografi memberikan gambaran tentang kehidupan dan riwayat seseorang.
  • Teks biografi memberikan gambaran kepada pembaca tentang tema dan bobot karya seseorang yang akan dibeli.
  • Teks biografi menganalisis dan menerangkan kejadian-kejadian hidup seseorang.
  • Teks biografi memberikan pengetahuan mengenai kelebihan seorang penulis dan latar belakangnya.

2. Ciri-ciri teks biografi menurut tujuannya sebagai berikut.

  • Teks biografi memberikan pengetahuan perjalanan hidup seseorang tokoh kepada pembaca dan penulis.
  • Teks biografi digunakan untuk mengambil pelajaran dari kehidupan tokoh tersebut.
  • Pembaca dan penulis dapat mencontoh tokoh tersebut.

3. Ciri-ciri teks biografi menurut unsur-unsurnya sebagai berikut

  • Teks biografi ditulis berdasarkan sudut pandang orang ketiga
  • Teks biografi ditulis dengan data yang ada
  • Teks biografi berisi data pribadi terpercaya

D. Pengungkapan Kembali Keteladan Tokoh

Pengungkapan kembali keteladanan tokoh dalam teks biografi meliputi identifikasi karakter unggul tokoh biografi dan cara meneladan karakter unggul tokoh dengan teks eksposisi.

1. Identifikasi Karakter Unggul Tokoh Biografi

Tokoh yang disajikan dalam teks biografi sering memiliki karakter unggul dibandingkan dengan orang lain. Karakter unggul tersebut dapat mengantarkan seseorang pada keberhasilan hidupnya, baik dalam bidang pendidikan, karier, atau perjuangan. Kita dapat menemukan karakter unggul seseorang tokoh biografi dengan melihat kejadian atau masalah yang telah dialaminya. Selanjutnya, kita dapat meneladan karakter unggul tokoh biografi yang kita baca tersebut. Keteladanan tersebut dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, sikap hidup kita menjadi lebih baik.

2. Cara Meneladan Karakter Unggul Tokoh dengan Teks Eksposisi

Setiap tokoh biografi memiliki karakter unggul yang dapat kita teladan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini adalah contoh karakter unggul tokoh biografi ke dalam bentuk teks eksposisi. Contoh penggunaan teks eksposisi dalam menjelaskan cara meneladan karakter unggul tokoh adalah sebagai berikut.

Karakter unggul tokoh Kartini adalah tidak sombong, santun, dan menghormati orang lain, dan tidak membedakan antara orang miskin dan kaya. Sikap tidak sombong dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya tidak menyombongkan diri di depan orang lain. Sikap santun dan dan menghormati orang lain dapat kita terapkan ketika kita bertemu dan berkomunikasi dengan orang lain. Selain itu, bersikaplah santun kepada orang yang lebih tua. Kita dapat berteman dengan teman-teman kita tanpa membedakan status mereka berdasarkan kekayaan semata. Kita tidak boleh membeda-bedakan antara teman yang kaya dan yang miskin.

E. Kumpulan Contoh Teks Biografi

Berikut ini adalah beberapa contoh teks biografi yang admin rangkum dari berbagai sumber. Untuk lebih jelasnya, silakan simak contoh teks di bawah ini.

1. Biografi Joko Widodo

Joko Widodo merupakan nama lengkap dari presiden Jokowi. Jokowi dilahirkan pada 21 Juni 1961 di Surakarta, Jawa Tengah. Biografi Jokowi memang sederhana semasa hidupnya, sejak ia kecil hidupnya sudah dibumbui perjuangan bersama keluarga kecilnya. Jokowi menempuh masa kecil di sebuah rumah kecil bersama orang tuanya. Jokowi menempuh pendidikan dasar sampai menengah di kota Solo. Kemudian setelah sampai di sekolah menengah, pada pendidikan tinggi Jokowi memilih untuk melanjutkan sekolahnya di Universitas Gadjah Mada Jogjakarta. Ketika menempuh pendidikan di perguruan tinggi memang tidak ada prestasi yang menonjol yang didapatkan oleh Jokowi. Ia termasuk mahasiswa yang biasa-biasa saja di Universitas Gadjah Mada.

Akan tetapi setelah selesai kuliah, Jokowi punya tekad untuk bekerja pada sebuah perusahaan. Akan tetapi hal ini tidak bertahan lama karena jiwa pengusaha didalam dirinya. Kemudian Jokowi memilih untuk meneruskan usaha meubel yang dimiliki oleh keluarganya. Dalam waktu yang sangat cepat, usaha meubel yang ditekuninya berhasil mendapatkan banyak keuntungan sehingga membuat hidup keluarga Jokowi berubah menjadi model keluarga pengusaha namun tetap mengedepankan budaya sederhana dalam hidupnya. Di tahun 2005 Jokowi terpilih menjadi walikota Solo.

Ada banyak sekali prestasi yang sudah dilakukan oleh pria ini di kota Solo. Karena melihat prestasi Jokowi yang bagus di kota Solo kemudian pada tahun 2012 dia dicalonkan menjadi gubernur Jakarta. Setelah jabatannya menjadi gubernur Jakarta, tentu hal ini membuat pria yang satu ini semakin sibuk. Banyak aktifitas yang dia lakukan. Tak sedikit juga media yang membuat berita khusus akan Jokowi dan darisana popularitasnya meningkat dan membuat banyak orang menginginkan Jokowi menjadi seorang presiden.

Setelah melalui rangkaian pemilu yang panjang, pada akhirnya Jokowi terpilih sebagai seorang presiden Indonesia ke 7 pada periode 2014-2019. Usaha, tekad dan kerja keras menjadi landasan kesuksesan setiap orang. Sama halnya dengan Jokowi. Itulah biografi Jokowi yang dapat menjadi teladan bagi masyarakat Indonesia secara khusus. Jokowi bahkan menjadi salah satu dari 100 orang paling berpengaruh di dunia. Semoga biografi Jokowi ini dapat bermanfaat dan terus memberi semangat bersama untuk memajukan bangsa Indonesia.

2. Biografi BJ Habibie

Bacharuddin Jusuf Habibie merupakan nama lengkap dari BJ Habibie. Beliau lahir pada 25 Juni 1936 di Kota Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Presiden ketiga Indonesia ini menempuh pendidikan SMA di SMAK Dago, Kota Bandung pada tahun 1954. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di ITB (Institut Teknologi Bandung). Namun, hanya beberapa bulan di ITB kemudian Ia memutuskan untuk mengikuti jejak teman-temannya untuk bersekolah di Jerman.

Namun berbeda dengan yang lainnya, Ia tidak menggunakan beasiswa dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk melanjutkan kuliahnya di Jerman melainkan dengan menggunakan biaya sendiri dari ibunya yaitu R.A. Tuti Marini Puspowardojo. Mengingat pesan Bung Karno tentang pentingnya penguasaan Teknologi yang berwawasan nasional yaitu teknologi maritim dan teknologi dirgantara dikala Indonesia waktu itu masih berkembang akhirnya BJ Habibie diberi kesempatan belajar di Jerman.

Pada waktu itu pemerintah Indonesia dibawah Soekarno gencar membiayai ratusan siswa cerdas Indonesia untuk mengemban pendidikan di luar negeri dan menimba ilmu disana. Habibie merupakan rombongan kedua diantara ratusan pelajar SMA yang secara khusus dikirim ke berbagai negara. Kemudian Habibie memilih jurusan Teknik Penerbangan dengan spesialisasi Konstruksi pesawat terbang di Rhein Westfalen Aachen Technische Hochschule. Pendidikan yang ditempuh BJ Habibie diluar negeri bukan pendidikan kursus kilat akan tetapi merupakan sekolah bertahun-tahun sambil kerja praktek.

Sejak awal Habibie memang tertarik dengan how to build commercial aircraft bagi rakyat Indonesia yang menjadi ide Soekarno di masa jabatannya. Darisana kemudian muncul perusahaan-perusahaan strategis, ada PT PAL dan salah satunya IPTN. Kemudian ketika BJ Habibie sampai di Jerman, Habibie punya tekad untuk sungguh-sungguh di perantauan dan harus pulang membawa kesuksesan mengingat jerih payah ibunya yang membiayai kuliah dan kehidupan sehari-harinya. Beberapa tahun kemudian, di tahun 1955 di Aachean, 99% mahasiswa Indonesia yang belajar disana diberikan beasiswa penuh.

Hanya beliau yang punya paspor hijau atau swasta daripada teman yang lain. Bagi Habibie di perantauan, musim liburan bukan liburan bagi beliau justru menjadi kesempatan emas yang harus diisi dengan ujian dan mencari uang untuk membeli buku. Setelah masa liburan berakhir, semua kegiatan dikesampingkan kecuali belajar. Berbeda dengan teman-temannya yang lain, mereka lebih banyak menggunakan waktu liburan musim panas untuk bekerja, mencari pengalaman dan uang tanpa mengikuti ujian. Kemudian pada tahun 1960, BJ Habibie mendapat gelar Diploma Ing, dari Technische Hochschule dengan predikat cumlaude (sempurna) yang nilai rata-ratanya mencapai 9,5.

Dengan gelar insinyur yang sudah dikantongi kemudian membuat Habibie muda mendaftarkan dirinya untuk bekerja di Firma Talbot yang merupakan sebuah industri kereta api Jerman. Setelah itu kemudian beliau melanjutkan studinya untuk mendapatkan gelar Doktor di Technische Hochschule Die Facultaet Fure Maschinenwesen Aachen kemudian menikah di tahun 1962 dengan Hasri Ainun Habibie yang kemudian diboyong ke Jerman. Hidupnya semakin keras di Jerman, pagi – pagi Habibie harus jalan kaki cepat ke tempat kerjanya yang jauh untuk menghemat biaya hidup kemudian pulang malam hari dan belajar untuk kuliahnya.

Memang penuh liku akan tetapi mendapatkan hal yang manis di akhir hidupnya dengan pulang ke Indonesia membuat pesawat Indonesia kemudian menjadi presiden RI. Habibie punya kegemaran menunggangi kuda dan membaca. Ia dikenal cerdas sejak duduk di bangku sekolah dasar, namun ia harus kehilangan ayahnya tercinta yang meninggal dunia pada 3 September 1950 karena serangan jantung. Ia adalah sosok yang populer sejak sekolah dengan segudang prestasi yang dimilikinya.

3. Biografi Blaise Pascal

Blaise Pascal adalah seorang ahli matematika, fisikawan, penemu, penulis dan filsuf Kristen berkebangsaan Perancis. Ia lahir di Clermont-Ferrand, Perancis pada 19 Juni 1623 dan meninggal di Paris, Perancis pada 19 Agustus 1662 pada umur 39 tahun. Minat utamanya ialah filsafat dan agama, sedangkan hobinya yang lain adalah matematika dan geometri proyektif. Bersama dengan Pierre de Fermat menemukan teori tentang probabilitas. Pada awalnya minat riset dari Pascal lebih banyak pada bidang ilmu pengetahuan dan ilmu terapan, di mana dia telah berhasil menciptakan mesin penghitung yang dikenal pertama kali.

Mesin itu hanya dapat menghitung (mesin komputasi sederhana yang merupakan cikal bakal kalkulator). Blaise Pascal lahir pada tanggal 19 Juni 1623 di Clermont-Ferrand, Perancis. sejak kecil Blaise dikenal sebagai seorang anak yang cerdas walaupun ia tidak menempuh pendidikan di sekolah secara resmi. Di usia 12 tahun, ia sudah bisa menciptakan sebuah mesin penghitung untuk membantu pekerjaan ayahnya. Nama ayahnya adalah √Čtienne Pascal.

Ayahnya adalah seorang petugas penarik pajak yang bekerja di wilayah Auvergne, Perancis. Sejak usia empat tahun Blaise telah kehilangan ibunya. Karya-karyanya terus bertambah mulai dari merancang bangunan segienam (hexagram), menemukan prinsip kerja barometer, sistem kerja arloji, hingga ikut terlibat dalam pembuatan sistem transportasi bawah tanah kota Paris. Pada tahun 1642, saat masih remaja ia mulai membuat percobaan pada mesin hitung. Setelah selama tiga tahun berusaha dan menghasilkan lima puluh prototipe, ia menemukan kalkulator mekanik.

Kemudian dalam sepuluh tahun berikutnya Ia membangun 20 mesin ini (disebut kalkulator Pascal dan kemudian Pascalines). Pascal menulis sebuah risalah yang signifikan pada subyek geometri proyektif pada usia 16, dan kemudian berhubungan dengan Pierre de Fermat pada teori probabilitas, sangat mempengaruhi perkembangan ekonomi modern dan ilmu sosial. Setelah Galileo dan Torricelli, pada 1646 ia membantah para pengikut Aristoteles yang bersikeras bahwa alam membenci kekosongan. Sebelum diterim, hasil penelitian Pascal menyebabkan banyak terjadi perselisihan. Pascal memiliki kesehatan yang buruk, terutama setelah tahun ke-18, kematiannya terjadi hanya dua bulan setelah ulang tahunnya yang ke-39. Dalam temuannya, Blaise Pascal menciptakan kalkulator mekanis untuk membantu ayahnya yang bekerja sebagai pengawas pajak di Rouen.

Kalkulator tersebut dinamakan Kalkulator Pascal atau Pascaline dan merupakan kalkulator mekanik hanya bekerja di abad ke-17. Setelah tiga tahun berusaha menghasilkan 50 prototipe ia memperkenalkan kalkulator kepada publik. Ia membangun dua puluh mesin ini dalam sepuluh tahun berikutnya. Mesin ini bisa menambah dan mengurangi dua nomor secara langsung dan berkembang biak dan membagi dengan pengulangan. Pascal mengutamakan metode re-zeroing untuk mesinnya. Dengan demikian ia membuktikan sebelum dioperasikan kalkulatornya berfungsi penuh. Ini merupakan bukti kualitas Pascaline.

4. Biografi Drs.Samsuari

Drs.Samsuari atau akrab disapa pak Sam, adalah salah satu guru penjas di SMA PLUS N 7 bengkulu, beliau lahir pada 28 maret 1959 di sumatra utara.Lahir dari pasangan Temu Surbakti dan Sarmi. Beliau adalah seorang kakak tertua dari sepuluh bersaudara. Terlahir sebagai kakak membuat beliau harus menjadi teladan bagi adik-adiknya. Pak sam menjalani pendidikannya di bangku SDN 2 Aek Nabara dan SMPN 2 Aek Nabara, kemudian melanjutkan di SMAN Pancur Batu. Beliau memiliki hobi olahraga dan seni, karena hobi itu beliau mengambil kuliah bagian olahraga di kampus Ikip Medan. Di bangku kuliah beliau pernah mengikuti perlombaan lari sprint tingkat mahasiswa se-sumatra utara, dan menjadi juara ke 2.

Tak sampai disitu, beliau juga pernah menjadi juara lomba vokal tingkat mahasiswa se-sumatra utara. Beliau juga merupakan anggota PSM Senior, yaitu sebuah klub sepak bola medan. Saat beliau belum lulus kuliah, beliau sudah mengajar di SMA Swasta Hamir Hamjah selama 2 tahun. Setelah lulus kuliah, beliau hijrah ke bengkulu kemudian mengabdikan diri pada sejumlah sekolah diantaranya, SMA AASB Bengkulu selama 2 setengah tahun. Meski sudah terbilang mapan, beliau belum memutuskan untuk menikah.

Pada tahun 1986, beliau bertugas di SMAN 5 bengkulu. Saat beliau bertugas di sekolah itu pula, ia menemukan tambatan hatinya yang juga seorang guru bernama Wit Elistrial, S.pd. Saat beliau berusia 30 tahun, ia mempersunting wanita cantik yang telah membuatnya yakin untuk melepas masa lajangnya itu pada tahun 1989. Setelah menikah, pada pertengahan tahun 1992, beliau berpindah tugas di SMAN 1 bengkulu hingga 2011. Setelah dari SMAN 1, Perjalanan mengajar beliau berlanjut di SMA PLUS N 7 hingga sekarang. Pak Sam banyak sekali mengalami masa- masa sulit dalam karirnya sebagai guru , akan tetapi beliau tetap menjalani pekerjaan yang telah dia cita-citakan sejak kecil dengan hati yang ikhlas. Ditahun-tahun terakhir ia mengajar, mengingat usianya yang kini memasuki 58 tahun, itu berarti sudah tak lama lagi ia menjadi seorang guru.

Ia berusaha menjadi lebih baik dan memberi kesan yang akan diingat oleh siswa-siswi yang ia didik. Guru yang ramah ini selain bekerja sebagai PNS, ia juga mendapat penghasilan dari perkebunan yang dimilikinya. Kini ia tinggal di Jl. Kaes Tubun blok H 8, dekat SMP N 18, bersama anak-anak dan istri tercintanya. Sang istri kini mengajar di SMAN 2 Bengkulu sebagai guru ekonomi akutansi. Ayah dari 3 anak ini telah berhasil menyekolahkan dua anaknya hingga lulus dan sekarang sudah bekerja. Sekarang pak sam masih menyekolahkan anak bungsunya yang duduk di bangku kuliah semester ke-7. Di usia yang tak muda lagi, beliau mengharapkan anak-anaknya sukses dan berhasil kedepannya, rumah tangganya semakin harmonis, mempersiapkan bekal di akhirat dengan terus beribahadah kepada Allah SWT dan menjadi imam yang baik untuk keluarga.

5. Biografi Albert Einstein

Albert Einstein dilahirkan dari keluarga Yahudi, ayahnya bernama Hermann Einstein yang menjalani pekerjaan elektrokimia dan ibunya adalah Pauline. Albert sekolah di sekolah Katolik, ia mulai mempelajari hitung menghitung, yakni matematika di usia 12 tahun. Sebelumnya, orang di sekitarnya sudah memprediksi bahwa matematikanya sangat tidak cocok, sebab Albert sering sekali gagal dalam menghitung. Akan tetapi, pada kenyataannya prediksi tersebut memang tak benar.

Keluarganya selalu memberi motivasi Albert Einstein untuk terus belajar matematika dengan cara memberi usulan dan buku mengenai matematika atau sains. Albert sangatlah pendiam dan tidak suka bermain dengan teman seumurannya. Albert terus belajar matematika dan sains. Dulunya ia sering dikatakan sebagai pelajar yang lamban, mungkin saja karena sifatnya yang pemalu tersebut.

Ayah Albert Einstein dulunya juga pernah mengalami kegagalan dalam pekerjaannya, maka di tahun 1894, Hermann Einstein berpindah ke Pavia, Italia dan Albert Einstein tetap tinggal untuk menyelesaikan sekolahnya sebelum akhirnya ia tinggal bersama dengan keluarganya di Pavia, Italia. Pada saat Albert Einstein mulai belajar di Eidgenossische Technische Hochschule di Swiss, ia mulai kenal apa itu cinta dan pada akhirnya ia berkenalan dengan seorang wanita cantik kebangsaan Serbia yang ahli dalam pelajaran matematika. Di tahun 1901 Albert Einstein selalu mendiskusikan mengenai dunia sains pada temannya, termasuk Mileva yang pada akhirnya mereka berdua memutuskan untuk menjalin hubungan asmara lalu menikah. Dan akhirnya mempunyai seorang puteri cantik yang lahir di tahun 1902.

Setelah Albert Einstein lulus dari Eidgenossische Technische Hochschule (ETH) ia mulai mencari pekerjaan, akan tetapi Einstain mendapat penolakan sebab dalam bekerja Albert Einstein terlalu buru-buru dan pada akhirnya memiliki penilaian buruk pada pekerjaan tersebut. Setelah itu, ia mendapatkan lagi pekerjaan, hasil promosi dari ayah temannya. Dimana dalam pekerjaannya tersebut Albert Einstein ditempatkan untuk menilai aplikasi paten alat-alat yang ada kaitannya dengan pengetahuan fisika. Dalam sambilannya ia bekerja, Albert mendapatkan gelar Doktor.

Einstein telah mendapatkan banyak sekali kesuksesan yang berhasil diraih sebagai ilmuwan fisika, hingga pada akhirnya Albert Einstein menutup matanya untuk selama-lamanya pada tanggal 17 April 1955, karena pendarahan hebat akibat dari pecahnya suatu aneurisme aorta perut. Selama proses outopsi, para ahli patologi dari Rumah Sakit, yakni Princeton Thomas Stoltz Harvey mengambil otak Albert Einstein untuk proses pengawetan dan hal tersebut ternyata dilakukannya tanpa mendapatkan ijin dari keluarga. Hingga kini Albert Einstein tetap dikremasikan oleh keluarganya di tempat yang sampai sekarang masih dirahasiakan, sehingga tak ada satu orang pun yang tahu, kecuali keluarga Albert Einstein sendiri.

6. Biografi Sutan Syahrir

Sutan syahrir tentu saja sebuah nama yang tak asing di telinga rakyat Indonesia. Sutan Syahrir ini sempat mencapai karier tertingginya pada saat mencapai perdana menteri pertama Indonesia. Untuk lebih lengkapnya mengenai sang perdana Menteri pertama ini, anda bisa menyimak mengenai biografi Sutan Syahrir yang telah membantu dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dari kekuatan penjajahan jepang pada waktu itu.

Salah satu penulis biografi Sutan Syahrir adalah Rosihan Anwar dengan judul biografi tokoh Nasional Kemerdekaan ini yaitu Sutan Sjahrir: Negarawan Humanis, Demokrat Sejati yang Mendahului Zamannya. Sutan Syahrir ini dilahirkan di Padang Panjang Sumatera Barat, 5 Maret 1909. Kedua orang tuanya bernama Mohammad rasad Gelar Maharaja Soetan bin Soetan leman gelar Soetan palindih dan ibunya bernama Putri Siti Rabiah. Riwayat pendidikannya di mulai di sekolah dasar ELS dan SMP di MULO Medan yang merupakan sekolah terbaik di Medan. Selanjutnya Sutan Syahrir melanjutkan pendidikannya pada sekolah menengah atas di AMS di Bandung.

Sekolahan tersebut merupakan sekolahan termahal yang ada di Hindia Belanda saat itu. Setelah menamatkan sekolah menengah atasnya Sutan Syahrir melanjutkan pendidikannya di Belanda, di Universitas Amsterdam di fakultas Hukum. Berdasarkan biografi Sutan Syahrir yang ditulis Rosihan Anwar, saat masih mengenyam pendidikan, Syutan syahrir sudah mulai tertarik dengan dunia politik. Cerita hidup Sutan syahrir ini juga mengisahkan dirinya yang sudah mulai menjadi penggagas terbentuknya organisasi Jong Indonesie.

Tidak hanya itu Sutan Syahrir juga menjadi penggerak tercetusnya Sumpah Pemuda. Pada tahun 1930 Sutan syahrir juga bergabung dengan organisasi Perhimpunan Indonesia (PI). Selanjutnya Sutan Syahrir juga bergabung dengan PNI baru yang sebelumnya sempat dibubarkan oleh pemerintah Hindia Belanda. Selanjutnya PNI dianggap semakin Radikal sehingga Sutan Syahrir dan Moh Hatta di asingkan di Boven Digoel selama setahun dan selanjutnya dipindahkan ke banda Neira untuk masa pembuangan 6 tahun.

Semangat perjuangan menentang penjajah tidak hanya saat pemerintahan belanda, dalam Biografi Sutan Syahrir, ia masih tetap berjuang pada saat penjajahan Jepang. PNI yang semakin berkembang ia jadikan roda pergerakan kekuatan bawah tanah. Hingga akhirnya Sutan Syahrir beserta pemuda-pemuda Indonesia mendesak Soekarno Hatta untuk memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia. Biografi Sutan Syahrir masih berlanjut. Pada masa mempertahankan kemerdekaan Indonesia, Sutan Syahrir juga berperan dalam mempertahankan kemerdekaan. Yaitu dengan membentuk cabinet Syahrir I hingga Kabinet Syahrir ke III, dan mempertahankan Indonesia melalui jalur diplomasi. Setelah tidak memimpin kabinet, Sutan Syahrir menjadi Duta besar keliling dan penasihat Presiden Soekarno.

Bersamaan itu pula biografi Sutan Syahrir menambah cerita mengenai Partai Sosialis Indonesia PSI yang merupakan partai bentukan Sutan Syahrir. Karena bergerak dalam arah komunis dan Sutan Syahrir terkait dengan kasus PRRI, Presiden membubarkan PSI pada Tahun 1960. Selama 3 tahun Sutan Syahrir dipenjara kemudian tanpa diadili sehingga menderita sakit. Atas izin yang didapat, ia boleh berobat di Swiss dan akhirnya meninggal di Swiss. Sutan Syahrir meninggal pada tanggal 9 April 1966 dan dikebumikan di TMP Kalibata dan mengakhiri kisah hidup Sutan Syahrir.

7. Biografi Jendral Sudirman

Jendral Sudirman merupakan anak dari pasangan suami istri yaitu Karsid Kartawiraji dan juga Sitem yang lahir pada 24 Januari tahun 1916. Memang pada dasarnya perjalanan hidup dan juga biografi Jendral Sudirman penuh dengan lika-liku, karena sejak masih kecil ia harus merasakan menjadi yatim sepeninggal dari Ayahnya sejak masih berusia 6 tahun. Karena di usianya masih kecil tersebut ia juga sudah harus menjalani kerasnya hidup dengan menjadi tulang punggung keluarga. Hingga kemudian ia diadopsi, setelah diadopsi ini ia kemudian dididik dengan lebih baik, diantaranya adalah diajarkan mengenai etika dan juga tata krama, meskipun hidup juga dalam kesederhanaan. Soedirman ini juga dibesarkan dengan cerita-cerita kepahlawanan oleh orang tuanya.

Jenderal Sudirman termasuk seorang anak yang memang penuh dengan tata krama dan juga taat terhadap ilmu agama. Di dalam catatan biografi Jendral Sudirman ini ia merupakan anak didik dari Kyai Haji Qahar, banyak mempelajari ilmu agama sehingga memiliki budi pekerti yang baik dan cukup religius. Ketika sudah memasuki usia 7 tahun Soedirman ini disekolahkan di sekolah khusus Pribumi, sampai ia dewasa dan menempuh pendidikan Militer PETA Bogor.

Kurang lengkap rasanya tidak membahas biografi Jendral Sudirman tentang riwayat pendidikannya. Beliau sudah mulai disekolahkan adalah pada usia 7 tahun, kala itu ia dimasukkan dalam sekolah Pribumi oleh orang tuanya yang bernama Hollandsch Inlandsche School. Namun kemudian ia dipindahkan ke Sekolah yang didirikan oleh Ki Hajar Dewantara yang dikenal sebagai Bapak Pendidikan Indonesia yaitu Sekolah Taman Siswa.

Selanjutnya dalam biografi Jendral Sudirman ini beliau melanjutkan pendidikannya ke Sekolah Menengah Di Wirotomo hingga kemudian melanjutkan sekolah ke Sekolah Guru Muhammadiyah, Solo. Ia kemudian melanjutkan pendidikan terakhirnya yaitu ke Pendidikan Militer PETA yang ada di Bogor. Soedirman memutuskan untuk menikah dengan teman sekolahnya yang juga anak seorang pengusaha batik yaitu Alfiah dan dikaruniai oleh 7 orang buah hati.

Dikisahkan oleh seorang muridnya dalam biografi Jendral Sudirman bahwa Soedirman ini adalah seorang guru yang sangat adil dan juga begitu sabar di dalam mendidik murid-muridnya. Dikenal sebagai sosok yang moderat da demokratif. Dulunya beliau adalah seorang yang aktif di dalam kelompok Pemuda Muhammadiyah. Hingga kemudian pada saat tahun 1937 diangkat menjadi ketua dari kelompok Pemuda Muhammadiyah tersebut, pada waktu itu kondisinya Sudirman memang sudah menikah.

Bukan hanya Soerdirman saja, namun juga dikatakan bahwa istrinya juga termasuk sosok wanita yang sangat aktif dalam kegiatan kelompok putri Muhammadiyah Nasyiatul Aisyiyah. Dulunya Sudirman ini setelah lulus dari Wirotomo, belajar selama satu tahun di sekolah guru, namun karena kekurangan biaya maka beliau memutuskan untuk mengajar di Cilacap di sebuah Sekolah Dasar Muhammadiyah.

Dalam biografi Jendral Sudirman, beliau ini memang dikenal sebagai sosok guru yang sangat adil, sering kali mencampurkan humor saat sedang mengajar, meskipun gaji yang diterimanya tidak seberapa, tergolong kecil, namun tetap mengajar dengan giat, itulah yang membuatnya kemudian diangkat menjadi kepala sekolah meskipun sebenarnya tidak memiliki ijazah guru. Sehingga membuat pendapatannya juga meningkat 4 kali lipat dari 3 gulden menjadi 12,5 gulden saat itu.

Pada saat Perang Dunia II pecah di Eropa dan Belanda juga mulai kalang kabut, karena kala itu Jepang sudah mulai bergerak untuk menginvansi Hindia. Belanda mulai mengajari rakyat pribumi untuk menghadapi serangan udara. Membahas mengenai biografi Jendral Sudirman bagian yang satu ini termasuk sangat penting karena merupakan awal karir dari Sudirman menjadi seorang tentara. Karena pada saat Belanda membentuk tim Persiapan Serangan Udara, maka Soedirman yang memang disegani oleh masyarakat diminta oleh masyarakat untuk membentuk dan memimpin tim yang ada di Cilacap.

Disini beliau mengajari warga setempat untuk mengenal prosedur keselamatan dalam menghadapi serangan udara, beliau juga mendirikan pos pemantau di seluruh daerah. Jepang mulai menduduki Hindia di awal 1942, setelah tentunya memenangkan beberapa pertempuran untuk melawan pasukan Belanda. Tentunya peristiwa yang satu ini menimbulkan perubahan yang cukup drastis pada masyarakat Indonesia kala itu. Bahkan sekolah tempat Soedirman mengajar juga ditutup yang kemudian difungsikan sebagai pos militer.

Dalam periode ini Soedirman juga berusaha untuk meyakinkan Jepang agar mau membuka kembali sekolah tersebut. Bahkan juga terlibat di dalam beberapa organisasi sosial dan juga kemanusiaan. Termasuk dalam catatan biografi Jendral Sudirman ini beliau pernah menjabat sebagai ketua Koperasi Bangsa Indonesia yang juga membuat namanya semakin disegani dan dihormati oleh masyarakat Cilacap.

Sekitar tahun 1944, setelah setidaknya menjabat selama 1 tahun sebagai perwakilan dewan karesidenan yang sudah dijalankan oleh Jepang, kemudian Sudirman ini diminta untuk bergabung dengan tentara Pembela tanah Air atau yang dikenal sebagai PETA. Jepang mendirikan PETA setidaknya adalah pada tahun 1943 guna membantu di dalam menghalau invasi dari sekutu dan berfokus untuk merekrut pemuka Indonesia yang pastinya juga belum ‘terkontaminasi’ oleh Belanda. Pada awalnya sempat ragu karena memang pernah mengalami cedera lutut, namun akhirnya tetap bergabung dan memulai pelatihannya di Bogor. Sehubungan dengan posisinya kala itu, maka ia dijadikan sebagai seorang komandan dan kemudian dilatih dengan orang-orang yang pangkatnya juga sama. Itulah setidaknya awal biografi Jendral Sudirman masuk kedalam militer dan menjadi bagian penting dalam kemerdekaan.

Selanjutnya dalam Biografi Jendral Sudirman mendapatkan jabatan tersebut membuat Sudirman juga dipersenjatai dengan berbagai macam peralatan yang termasuk sitaan dari Belanda. Setelah setidaknya 4 tahun menjalani pelatihan ia kemudian ditempatkan di Batalion Kroya, Banyumas, Jawa Tengah, tidak begitu jauh memang dari Kota Cilacap. Pada tahun-tahun tersebut tidak terlalu banyak peristiwa besar yang terjadi disana. Hingga kemudian setidaknya pada tanggal 21 April 1945, dimana tentara PETA yang berada di bawah Komandan Kusaeri mulai melancarkan pemberontakan terhadap Jepang.

Pada catatan selanjutnya biografi Jendral Sudirman ternyata Soedirman yang diperintahkan untuk menghentikan pemberontakan tersebut, namun dengan catatan agar pemberontak tidak dibunuh dan juga lokasi persembunyiannya tidak dimusnahkan, syarat ini diterimanya dan kemudian mulai menghentikan pemberontakan. Setidaknya disini Kusaeri menyerah pada tanggal 25 April. Dengan adanya peristiwa ini juga langsung meningkatkan dukungan terhadap Soedirman oleh para tentara Jepang.

Namun dalam cerita biografi Jendral Sudirman ini beliau justru dipindahkan ke sebuah kamp yang ada di Bogor dengan alasan untuk dilatih, padahal sebenarnya bukan sebuah pelatihan, justru ia dan juga anak buahnya dijadikan sebagai pekerja kasar untuk mencegah terjadinya pemberontakan tingkat lanjutan, juga ada desas-desus yang mengatakan bahwa Perwira dari PETA nantinya akan dibunuh.

Pada masa revolusi nasional setelah munculnya berita mengenai pengeboman Hiroshima dan juga Nagasaki yang mencapai Hindia pada awal Agustus 1945, hal ini serentak tentunya membuat kontrol Jepang mulai melemah, sehingga kemudian dilakukan proklamasi pada 17 Agustus 1945. Soedirman kemudian uang memimpin pelarian dari pusat penahanan yang ada di Bogor. Meskipun banyak diantara rekannya yang ingin menyerang tentara Jepang, namun beliau yang menghentikannya.

Pada masa kemerdekaan ini ada banyak hal yang terjadi, dimana kala itu Soedirman juga sudah mulai memerintahkan rekannya untuk kembali ke kampung jalanan, ia sendiri yang berangkat menuju Jakarta untuk bertemu secara langsung dengan Presiden Soekarno yang memintanya untuk memimpin perlawanan terhadap Jepang di kota. Namun beliau menolaknya dan justru memilih untuk memimpin pasukan Kroya. Hingga kemudian bergabung dengan pasukannya pada tanggal 19 Agustus 1945, pada waktu ini pasukan sekutu sudah dalam proses merebut kembali kepulauan Indonesia untuk Belanda.

Ini adalah catatan penting di dalam biografi Jendral Sudirman pada saat melakukan Perang Gerilya ini, maka Soedirman pergi terlebih dahulu ke rumahnya untuk mengambil catatan penting dan membakarnya agar tidak sampai jatuh ke tangan Belanda. Saat itu beliau bersama dengan pasukan kecilnya dan juga dokter pribadi mulai bergerak menuju ke arah selatan yaitu Kretek, Parangtritis, Bantul. Disana mereka disambut oleh Bupati dan beliau mengutus salah seorang tentara untuk ke kota dan melakukan pengintaian. Beliau juga meminta istrinya untuk menjual perhiasan yang dimilikinya dengan tujuan untuk mendanai gerakan gerilya tersebut.

Selanjutnya dalam biografi Jendral Sudirman ini kelompoknya melakukan perjalanan ke Timur di sepanjang selatan menuju ke Wonogiri, sebelum Belanda nantinya akan menyerang, maka telah diputuskan bahwa Soedirman akan mengontrol para gerilyawan yang berasal dari Jawa Timur. Sementara itu keluarga atau anak istrinya diperintahkan untuk tinggal di Keraton, karena pada saat itu sadar bahwa Belanda tengah mengincar mereka.

Cerita seputar biografi Jendral Sudirman ini dilanjutkan pada tanggal 23 Desember, Soedirman memerintahkan pasukannya untuk melanjutkan perjalanan ke Ponorogo, disana ia berhenti di rumah seorang ulama yaitu Mahfuz. Pada saat itu Mahfuz memberinya sebuah tongkat untuk membantunya dalam berjalan, meskipun demikian ia terus dibopong dengan menggunakan tandu di sepanjang perjalanan, hingga sampai ke Timur. Namun di dekat Trenggalek justru ia diberhentikan dan juga ditahan karena dicurigai konvoi tersebut membawa catatan militer Indonesia yang mungkin dimiliki oleh mata-mata.

Lalu selanjutnya serangan Belanda yang terus berlanjut juga memaksa Soedirman untuk mengganti pakaiannya dan juga memberikan pakaian lamanya kepada seorang prajuritnya yang memang memiliki kemiripan dengan Soedirman yaitu Letnan Heru kesser. Ia diperintah untuk menuju ke bagian Selatan bersama dengan sekompi tentara, mengganti pakaiannya diam-diam dan kemudian kembali ke bagian Utara, pengalihan ini ternyata berhasil dilakukan. Hingga akhirnya di dalam biografi Jendral Sudirman tertulis bahwa ia bertemu dengan menteri-menteri yang tidak ada disana pada saat penyerangan yaitu Supeno, Susanto Tirtoprojo dan juga Susilowati.

Lanjutan biografi Jendral Sudirman dalam perang gerilya yang termasuk bagian paling penting di sejarah hidupnya, ia dan juga rombongannya terpaksa untuk meninggalkan Banyutowo dan berjuang untuk menembus jalanan dalam hujan lebat. Perjalanan terus dilakukan di tengah hutan rimba hingga akhirnya sampai ke Sobo, Gunung Lawu. Memberikan perintah kepada pasukan TNI setempat bahwa daerah mereka aman.

Disini memang terjadi perlawanan yang sangat sengit antara Soedirman dan juga Belanda hingga Belanda juga pernah mengklaim bahwa ia sudah menangkap dan membunuh Soedirman untuk mematahkan semangat dari para gerilyawan. Soedirman juga memerintahkan Hutagalung untuk melakukan penyerangan besar-besaran pada Belanda untuk menunjukkan kekuatan mereka. Hingga kemudian karena semakin meningkatnya tekanan dari PBB, pada tahun 7 Mei 1949 Indonesia dan juga Belanda menggelar sebuah perundingan dan menghasilkan Perjanjian Roem-Royen.



Demikianlah yang dapat admin bagikan kali ini. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu Bapak/Ibu Guru dan juga anak didik dalam mencari referensi terkait dengan apa yang telah dibagikan di atas. Dan selanjutnya, apa yang sudah dibagikan di atas dapat memberikan dampak positif yang baik kepada perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami materi yang telah dijelaskan oleh Bapak/Ibu Guru di sekolah berkaitan dengan penjelasan di atas. Dan bagi Bapak/Ibu Guru harapannya, kiranya Bapak dan Ibu Guru selalu diberikan kesehatan dan umur yang panjang di dalam mendidik dan mencerdaskan anak bangsa. Sukses selalu buat kita semua di mana pun berada, kiranya rahmat Tuhan selalu menyertai. Sekian dan terima kasih.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengertian, Jenis, Ciri, dan Pengungkapan Teks Biografi | Bahasa Indonesia Kelas X (Revisi)

Beranda / Google.com / Google.co.id / YouTube.com / Disclaimer