"KUMPULAN REFERENSI PEMBELAJARAN TENTANG PENGERTIAN"

Jumat, 19 Februari 2021

Pengertian Naskah dalam Penyusunan dan Pementasan Fragmen Seni Budaya



Daftar Isi [Tampil]

searchpengertian.com | Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan pengertian naskah dalam penyusunan pementasan fragmen dalam mata pelajaran seni budaya kelas VII revisi terbaru kurikulum 2013. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu anak didik dalam mencari referensi tentang pengertian naskah dalam penyusunan pementasan fragmen dalam mata pelajaran seni budaya.

Pengertian Naskah dalam Penyusunan dan Pementasan Fragmen Seni Budaya

Gambar: freepik.com

A. Pengertian Naskah

Naskah drama diartikan sebagai suatu karangan atau cerita berupa tindakan atau perbuatan yang masih berbentuk teks atau tulisan yang belum diterbitkan (dipentaskan). Jadi, naskah fragmen adalah jenis naskah drama pendek (berisi satu atau setengah babak).  

B. Naskah Menurut Para Ahli

Ada beberapa pengertian naskah menurut para ahli. Pengertian Naskah Menurut Para Ahli antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Menurut KBBI naskah adalah karangan yang masih ditulis dengan tangan yang belum diterbitkan.
  2. Menurut Imam Suryono Drama adalah suatu aksi atau perbuatan (bahasa yunani). Sedangkan dramatik adalah jenis karangan yang dipertunjukkan dalan suatu tingkah laku, mimik dan perbuatan. Sandiwara adalah sebutan lain dari drama di mana sandi adalah rahasia dan wara adalah pelajaran. Orang yang memainkan drama disebut aktor atau lakon.
  3. Menurut Molton drama adalah hidup yang dilukiskan dengan gerak (life presented in action).
  4. Menurut Ferdinand Brunetierre drama haruslah melahirkan kehendak dengan action.
  5. Menurut Baltazhar Vallhagen drama adalah kesenian melukiskan sifat dan sikap manusia dengan gerak.
  6. Menurut Sendarasik naskah drama merupakan bahan dasar sebuah pementasan dan belum sempurna betuknya apabila belum dipentaskan. Naskah drama juga sebagai ungkapan pernyataan penulis (play wright) yang berisi nilai-nilai pengalaman umum juga merupakan ide dasar bagi actor.
  7. Menurut Baried dalam Venny Indria Ekowati (2003). Naskah adalah tulisan tangan yang menyimpan beragai ungkapan pikiran dan perasaan sebagai hasil budaya bansa masa lampau.
  8. Dalam situs wikipedia.com. Suatu naskah manuskrip (bahasa Latin manuscript: manu scriptus ditulis tangan), secara khusus, adalah semua dokumen tertulis yang ditulis tangan, dibedakan dari dokumen cetakan atau perbanyakannya dengan cara lain. Kata 'naskah' diambil dari bahasa Arab nuskhatum yang berarti sebuah potongan kertas.
  9. Menurut Onions dalam Venny Indria Ekowati (2003). Naskah dapat dianggap sebagai padanan kata manuskrip
  10. Dalam KBBI edisi III, 2005. Naskah yaitu: (a) karangan yang masih ditulis dengan tangan, (b) karangan seseorang yang belum diterbitkan, (c) bahan-bahan berita yang siap untuk diset, (d) rancangan
  11. Dalam KBBI edisi II, 1954: Naskah yaitu: (a) karangan yang masih ditulis dengan tangan, (b) karangan seseorang sebagai karya asli, (c) bahan-bahan berita yang siap diset.
  12. Dalam Library and Information Science. Suatu naskah adalah semua barang tulisan tangan yang ada pada koleksi perpustakaan atau arsip; misalnya , surat-surat atau buku harian milik seseorang yang ada pada koleksi perspustakaan.

C. Unsur-Unsur Naskah

Berikut ini unsur-unsur yang terdapat dalam naskah fragmen adalah sebagai berikut.

  • Alur, yaitu berupa rangkaian cerita yang terjadi pada drama.
  • Amanat, yaitu pesan yang terkandung dalam drama.
  • Tokoh, yaitu pelaku yang memerankan seorang karakter dalam cerita. Penokohan adalah penggambaran watak setiap tokoh. Ada 3 macam tokoh, protagonis yaitu tokoh yang menampilkan kebaikan, antagonis yaitu tokoh jahat atau tokoh penentang kebaikan, dan tritagonis yaitu tokoh pendukung protagonis.
  • Tema, yaitu ide pokok cerita atau gagasan.
  • Aneka sarana kesastraan dan kedramaan yang mendukung penampilan pelaku dalam suatu drama, contohnya tata panggung dan tata rias.

D. Jenis-Jenis Drama

Ada beberapa jenis drama tergantung dari dasar yang digunakannya. Dalam bentuk pembagian jenis drama, biasanya digunakan tiga dasar, yaitu : berdasarkan penyajian kisah drama, berdasarkan sarana, serta berdasarkan keberadaan naskah drama tersebut. Berdasarkan penyajian kisah, drama dapat dibedakan menjadi 8 jenis, antara lain:

  • Tragedi, adalah drama yang bercerita tentang kesedihan.
  • Komedi, adalah drama yang bercerita tentang komedi yang penuh dengan kelucuan.
  • Tragekomedi, adalah perpaduan antara kisah drama tragedi dan komedi.
  • Opera, adalah drama yang dialognya dengan cara dinyanyikan dan diiringi musik.
  • Melodrama, adalah drama yang dialognya diucapkan dan dengan diiringi musik.
  • Farce, adalah drama yang menyerupai dagelan, namun tidak sepenuhnya drama tersebut dagelan.
  • Tablo, adalah drama yang lebih mengutamakan gerak, para pemainnya tidak mengucapkan suatu dialog, namun dengan melakukan berbagai gerakan.
  • Sendratari, adalah gabungan antara seni drama serta seni tari.


Demikianlah yang dapat admin bagikan kali ini. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu Bapak/Ibu Guru dan juga anak didik dalam mencari referensi terkait dengan apa yang telah dibagikan di atas. Dan selanjutnya, apa yang sudah dibagikan di atas dapat memberikan dampak positif yang baik kepada perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami materi yang telah dijelaskan oleh Bapak/Ibu Guru di sekolah berkaitan dengan penjelasan di atas. Dan bagi Bapak/Ibu Guru harapannya, kiranya Bapak dan Ibu Guru selalu diberikan kesehatan dan umur yang panjang di dalam mendidik dan mencerdaskan anak bangsa. Sukses selalu buat kita semua di mana pun berada, kiranya rahmat Tuhan selalu menyertai. Sekian dan terima kasih.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pengertian Naskah dalam Penyusunan dan Pementasan Fragmen Seni Budaya

Beranda / Google.com / Google.co.id / YouTube.com / Disclaimer