"KUMPULAN REFERENSI PEMBELAJARAN TENTANG PENGERTIAN"

Kamis, 16 Juli 2020

Kumpulan 40+ Contoh Soal Teks Drama | Bahasa Indonesia SMP Kelas VIII (Revisi)



Daftar Isi [Tampil]
searchpengertian.com | Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan kumpulan beberapa contoh soal teks drama dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas delapan dilengkapi kunci jawaban. Semoga contoh soal yang admin bagikan kali ini dapat membantu Bapak Ibu Guru dalam mencari referensi soal-soal terbaru seputar materi pembelajaran teks drama. Dan harapannya bagi anak didik dapat memahami dan mengerjakan soal-soal seputar teks drama yang diujikan oleh Bapak Ibu Guru di sekolah. Adapun contoh soalnya adalah sebagai berikut.

Kumpulan 40+ Contoh Soal Teks Drama | Bahasa Indonesia SMP Kelas VIII (Revisi)

1. "Kamu, siswa baru, rupanya pintar, ya?" ejek Indah, ketua kelas. Begitu pula teman-teman yang lainnya menggejek Dita sebagai penyontek ulung.
"Aku tidak menyontek, sungguh! Aku mengerjakan sendiri!" sanggah Dita sembari menekan rasa takut.
"Bohong! Buktinya, waktu kamu duduk di belakang itu hasil ulanganmu jelek!" bentak Indah.
"Ta... tapi aku tidak menyontek," kata Dita hampir menangis.
"Sudahlah mana ada pencuri yang mau mengaku atas perbuatannya," sela Bambang dengan nada mengejek.
"Begini saja, kalau memang kamu betul-betul tidak menyontek, nanti kalau ada ulangan lagi, kamu harus duduk di kursi paling belakang sana itu, dan buktikan bahwa kamu pun bisa memeroleh nilai sembilan puluh tanpa Melati!" ujar Indah memberi keputusan.
Konflik dalam kutipan cerita tersebut adalah ....
A. Indah dituduh menyontek ketika ulangan berlangsung
B. Bambang merasa jengkel dengan sikap Indah terhadap Dita
C. Banyak siswa menuduh Dita menyontek saat ulangan 
D. Melati memberikan bantuan kepada Dita pada waktu ulangan

2. Gito : "Ini pasti ini ulah si Rika. Ia balas dendam kepada kita." (Sambil membersihkan kelas.
Nadia : "Rasanya hal itu tak mungkin. Rika bukan tipe anak pendendam. Setahuku selama ini ia baik."
Gito : "Mungkin juga. Buktinya kelas kita sekarang kotor. Mungkin sepulang sekolah kemarin ia senggaja membuang sampah-sampah ini."
Isi dialog tersebut adalah ....
A. memperdebatkan kelas yang kotor
B. prasangka buruk terhadap Rika
C. Rika termasuk anak pendendam
D. kekecewaan Gito kepada Rika

3. Adi : Benar dalam liburan ini sekolah kita akan berdarmawisata, Pak?
Kepala Sekolah : Benar! mengapa Adi bertanya?
Adi : Untuk menyakinkan diri. Darmawisata ke mana, Pak?
Kepala Sekolah : Belum di pastikan. Mungkin kebun raya Bogor. Mungkin pula ke pantai Pangandaran.
Adi : Mudah-mudahan ke Kebun Raya Bogor. Saya belum pernah ke sana.
Kepala Sekolah : Itu hasil rapat yang menentukan.
Watak Kepala Sekolah berdasarkan penggalan drama di atas adalah ....
A. bijaksana
B. pemberani
C. penakut
D. keras kepala

4. Zaya : Kakakmu baru wisuda sarjana, ya?
Ara : Ya, ia diwisuda dengan predikat sangat memuaskan.
Zaya : Sampaikan salam saya untuk kakakmu
Aya : Terima kasih, nanti saya sampaikan. Oh, jika kau bersedia, datang ya, pada acaranya nanti malam.
Zaya : Terima kasih, jika tidak berhalangan saya datang.
Kalimat yang tepat melengkapi percakapan Zaya pada baris ketiga adalah ....
A. Saya ucapkan selamat atas keberhasilan kakakmu
B. Selamat ya, Ar, nasib kakakmu mujur sekali
C. Selamat bergembira di hari yang cerah ini
D. Selamat semoga kamu berbahagia

5. Yoga : Kamu sudah dengar berita tentang Rury?
Pohan : Belum, memang ada apa dengan Rury?
Yoga : Kemarin, dia jatuh dari pohon mangga, kakinya patah dan sekarang dirawat di rumah sakit.
Danu : Ah, biarkan saja. Biar dia tahu rasanya karena mengambil mangga orang, ya?
Watak tokoh Yoga pada kutipan drama di atas adalah ....
A. tidak peduli
B. masa bodoh
C. pencuriga
D. perhatian

6. Amran (bicara sendiri) : Sudah pukul setengah delapan lewat ... ke mana perginya Anhar? (melihat pintu dalam) Gun! Gunadi!
Gunadi (masih di dalam) : Ya, Kak! (keluar menemui Amran)
Amran (duduk) : Ke mana katanya Anhar tadi?
Gunadi : Mau memancing ke tempat kita mendapat ikan besar dahulu, Kak.
Amran : Kenapa kau bolehkan saja? Kalau ayah dan ibu tahu, tentu akan marah. (berdiri dan berjalan pelan) Kau tahu ...
Kau tahu itu bahaya ...?
Dialog drama tersebut menggambarkan suasana ....
A. kekhawatiran
B. kengerian
C. ketakutan
D. kesenangan

7. Wawan : Dik, sudah beres masalahmu dengan Diman?
Sidik : Ah, bodo amat, Wan. Dia memang harus dihabisin.
Wawan : Lho, gmana sih? Bicaralah baik-baik dengannya. Dia 'kan temen kita juga kan?'
Sidik : Maunya sih gitu. Tetapi kayaknya dia keras kepala.
Wawan : Ah, enggak, asal kamu memahami karakter dia.
Sidik : Pokoknya, dis saya harus tegasi. Apapun yang terjadi saya sudah siap!
Wawan : Jangan begitu, Dik. Kita harus nyaman dan damai bersama kawan. Bukannkah kita ini tahun depan harus UNBK, penentu masa kita?
Sidik : Ssst, Bu Anik datang, ayo masuk kelas. Sebentar lagi!
Latar peristiwa percakapan kedua siswa pada kutipan teks tersebut di atas adalah ....
A. sore hari di dalam kelas
B. di depan kelas pada saat pulang sekolah
C. siang hari di depan kelas
D. di dalam kelas dan saat pelajaran

8. Wawan : Tolooooong ... Ada yang mau jahat kepada saya!
Sidik : Mana? Mana orangnya?
Wawan : Ayo kita hajar biar kapok!
Sidik : Jangan! Jangan! Kita tidak boleh main hakim sendiri.
Bukti watak Sidik dalam kutipan drama tersebut yang tergolong bijaksana adalah ....
A. Dia mau membantu orang yang berbuat jahat
B. Dia memberitahukan ornag yang berbuat jahat
C. Dia mengajak orang-orang untuk menghajar perampok
D. Dia mengingatkan orang-orang untuk tidak main hakim sendiri

9. Sore itu, seorang ibu menggendong anaknya yang usianya baru sembilan bulan ke tempat praktik Dokter Wira.
Dokter : Putra Ibu sakit apa?
Ibu : Tidak sakit Dok. Hanya perlu imunisasi
Dokter : O, imunisasi apa, Bu?
Ibu : Campak, Dok, karena anak saya sudah sembilan bulan.
Dokter : Wah, Ibu termasuk ibu yang baik. Selalu memerhatikan kebutuhan putranya.
Ibu : Ah, Dokter bisa saja!
Dokter : Ya, karena kadang-kadang seorang ibu lupa akan perlunya imunisasi lengkap bagi anaknya. Padahal imunisasi itu penting.
Latar kutipan drama tersebut adalah ....
A. posyandu
B. puskesmas
C. rumah sakit
D. tempat dokter

10. Reni : Kurasa tak ada gunanya kita protes. Kita sudah kalah. Bagi kita, bukan guru lagi, bukan pendidik. Ia belagak penguasa.
Kusni : Itu tafsiranmu, Ren. Menurut dia tindakannya itu mendidik.
Amin : Mendidik, tetapi mendidik pemberontak. Bukan mendidik anaknya sendiri. Gila.
Kusni : Masak begitu?
Amin : Kalau mendidik anaknya sendiri bukan begitu caranya.
Kusni : Tentu saja tidak. Ia bertindak dengan caranya sendiri.
Reni : Sudahlah! Kalau menurut aku, sebaiknya kita protes diam. Kita mogok, nanti, kalau sekolah kita tutup tahun, kita semua diam.
Watak tokoh Reni dalam kutipan naskah drama tersebut adalah ....
A. pemarah
B. penyabar
C. pendendam
D. pemikir

11. 1) Jaya : Gawangku tidk pernah kebobolan, Gus.
2) Agus : Ah, yang benar!
3) Jaya : Tidak percaya, masa aku berbohong.
4) Agus : Tidak pernah kebobolan gawangmu?
5) Jaya : Sekali pun tidak pernah, kalau aku yang menjaga gawangnya. Tetapi teman-teman suka kalau aku menjadi penyerang.
6) Agus : Jangan suka membusungkan dada, awas nanti kalau meletus.
7) Jaya : Yang penting buktinya, Gus. Pernah gawangku kebobolan kalau bertanding?
8) Agus : Nggak pernah? Ingat, dua bulan yang lalu, ketika musuh anak-anak Sawahan? Karena malu diolok-olok teman, akhirnya kau memilih menjadi penyerang saja.
Bukti watak Jaya sombong dapat diketahui dari pernyataan Agus yang bernomor ....
A. 2)
B. 4)
C. 6)
D. 8)

12.  Yanti : "To, tentu kamu sudah lelah. Mari saya bantu membawakan kardus itu!"
Tanto : "Benar, Yan. Saya sudah lelah. Mari kita bawa kardus itu bersama-sama.
Yanti : "...?"
Tanto : "Terima kasih Yan. Engkau memang sahabat yang baik hati."
Kalimat tanya yang sesuai untuk melengkapi dialog di atas adalah ....
A. Bagaimana cara membawanya
B. Bagaimana bila kita tenteng bersama?
C. Bagaimana kalau kardus isinya kita bagi dua?
D. Bagaimana kalau kardus itu kita titipkan saja?

13.  Andi : "Hai, mengapa kau kelihatan sibuk sekali?"
Susi : "Ah, tidak."
Andi : "Bagaimana kalau pekerjaan itu saya bantu?"
Susi : "Tidak usah."
Andi : "Bukankah kalau saya bantu akan lebih cepat selesainya?"
Susi : "Sendiri saja".
Watak Susi berdasarkan penggalan drama di atas adalah ....
A. penakut
B. pemberani
C. pendiam
D. sombong

14. Ibu : "Maaf, saya mengganggu. Apa ada yang melihat Syamsuddin?"
Han : "Syamsuddin?"
Ibu : "Anak saya."
Han : "O, si Syam. Ada apa?"
Ibu : "Sejak siang belum pulang. Padahal belum makan siang, mandi sore, dan sekarang sudah saatnya makan malam. Dia belum pulang juga."
Han : "Apa tadi habis dimarahi?"
Tema cuplikan drama di atas adalah ....
A. ketakutan
B. kesedihan
C. kemarahan
D. kekhawatiran

Kutipan teks drama berikut untuk soal nomor 15 dan 16.
Ami : Boleh berobat jalan saja, Dok?
Dokter : Tidak! Anda harus di infus. Besok pagi Anda saya rujuk ke rumah sakit.
Ami : Terima kasih, Dok. Saya akan memberi tahu Bapak dan Ibu saya. Berapa saya harus bayar, Dok?
Dpkter : Tidak usah bayar dulu. Nanti saja kalau sudah sembuh. Malam ini Anda harus banyak istirahat.
15. Latar tempat pada kutipan naskah drama tersebut adalah ....
A. di ruang praktik dokter
B. di teras puskesmas
C. di rumah sakit
D. di rumah dokter

16. Watak tokoh dokter dalam kutipan drama tersebut adalah ....
A. ramah
B. sopan
C. taat
D. bijaksana

17. Perhatikan kutipan drama berikut!
copet... copet... (Terdengar suara teriakan)
Polisi : He... berhenti! Door (terdengar suara letusan)
Pencopet : Ampun Pak.
Penumpang : Periksa kantongnya. Hajar saja.
Pencopet : Ampun pak, saya mencopet karena anak saya sakit dan butuh biaya.
Polisi : Sekarang ikut saya ke kantor polisi.
Konflik dalam kutipan drama tersebut adalah ....
A. seorang pencopet yang dibawa ke pos polisi
B. seorang pencopet yang tertembak polisi
C. seorang pencopet karena anaknya sakit
D. seorang pencopet diperiksa polisi

18. Agung memerankan seorang tokoh dalam sebuah drama di sekolahnya. Ia membawa cangkul dan memakai caping. Jenis peranan tokoh yang yang dibawakan Agung adalah ....
A. pedagang
B. pembantu
C. petani
D. nelayalan

19. Watak atau karakter tokoh dalam drama dapat ditampilkan melalui beberapa hal berikut, kecuali ....
A. ekspresi
B. dialog
C. bloking
D. gerak

20. Kalimat dalam teks drama yang ditulis dalam kurung, tidak didialogkan, melainkan diaktingkan disebut ....
A. kramagung
B. monolog
C. wawancara
D. prolog

21. Pesan yang ingin disampaikan penulis kepada para penonton disebut ....
A. tokoh
B. amanat
C. isi drama
D. dialog

22. Naskah drama disusun dalam bentuk ....
A. monolog
B. epilog
C. prolog
D. dialog

23. Perhatikan penggalan drama berikut!
Puput : Sudah malam lo Put, kita harus segera pulang.
Putri : Sudahlah Pup, tenang saja toh ini baru jam sembilan lebih sedikit. Jalan masih ramai.
Puput : Ih, sudah malam begini kok tenang. Kan kita perempuan, masak pulang sampai larut malam. Tidak enak kan dengan tetangga. Nanti mereka kira kita suka keluyuran malam.
Putri : (Dengan sikap tenang) Sudah, nanti saya antar kamu. Memang repot, kita ini perempuan tidak wajar kalau pulang terlalu malam. Kita pun tidak berani melanggar aturan tidak tertulis di masyarakat kita ini.
Penggalan drama di atas  mengndung nilai ....
A. budaya
B. sosial
C. pendidikan
D. agama

24. Seperti halnya karya sastra bentuk lain, sebuah drama memiliki unsur estetis yang artinya ....
A. memiliki nilai moral
B. mengandung unsur keindahan
C. mengupas masalah sosial
D. merupakan karya rekaan

25. Peristiwa mulai terjadi permasalahan antartokoh sampai pada puncaknya disebut ....
A. katastrof
B. klimaks
C. komplikasi
D. pengenalan

26. Repina : Aneh!
Gunawan : Kedengarannta memang aneh, akan tetapi begitulah.
Repina : Lalu apa yang Gun kagumi?
Gunawan : ...
Repina : Aku tidak mengerti, coba jelaskan yang aneh padaku itu!
Gunawan : Maksudku, pernyataan yang mana?
Kalimat yang tepat untuk melangkapi bagian rumpang penggalan teks drama di atas adalah ....
A. pernyataan Repina tadi
B. itulah yang aku kagumi
C. ya, keanehan karya sastra itu
D. kecantikan Repina itu

27. Pokok persoalan yang dikembangkan dalam teks drama adalah ....
A. konflik
B. tokoh
C. amanat
D. tema

28. Bagian eksposisi suatu alur berisi hal-hal berikut, kecuali ....
A. tokoh-tokoh mulai berdialog
B. tokoh mulai berakting
C. kehadiran tokoh
D. penggambaran setting

29. Bagian alur yang ditandai dengan pertentangan antartokoh dikenal dengan istilah ....
A. klimaks
B. konflik
C. pelukisan awal
D. eksposisi

30. Kesenian berikut yang tidak termasuk dalam teks drama tradisional adalah ....
A. ludruk
B. lenong
C. ketoprak
D. opera

31. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu dilakukan pada saat menyusun teks drama, kecuali ....
A. mengatur akting pelaku
B. menyusun ringkasan cerita
C. merancang alur dan setting
D. menentukan tema

32. Evelin : Hei, semua berhenti! (Sambil memukul meja)
Bayu : Tidak usah ikut campur!
Bagian yang ditulis dalam kurung di atas disebut ....
A. kramagung
B. petunjuk pementasan
C. prolog
D. epilog

33. Berikut ini termasuk persiapan pementasan drama, kecuali ....
A. meditasi dan mediasi
B. bloking dan ekspresi
C. memahami cerita
D. menghafal teks

34. Kalimat dalam teks drama yang ditulis dalam kurung, tidak didialogkan, melainkan diaktingkan disebut ....
A. kramagung
B. prolog
C. pantomim
D. monolog

35. Waktu itu sudah hampir jam satu. Sekolah sudah usai. Bahwa Bayu belum pulang itulah yang menyebabkan Bambang terkejut.
Bambang : Kau masih ada di sini, Bayu. Belum pulang?
Bayu : (Tidak menjawab. Ia hanya menggeleng dan terus melanjutkan membaca)
Penggalan teks drama tersebut di atas memuat latar ....
A. alat
B. suasana
C. waktu
D. tempat

36. Agar terlihat bermuka jahat, pemeran antagonis memerlukan jasa ....
A. seni vokal
B. seni lukis
C. seni tata busana
D. seni tata rias

37. Berikut ini termasuk unsur yang harus ada dalam pementasan drama, kecuali ....
A. naskah
B. penonton
C. pemain
D. panggung

38. Bacalah penggalan teks drama berikut!
Ibu : Bayu, mandi dulu, masa bangun tidur nyisir sih. Bayu, iya Bu (sambil menuju ke kamar mandi dengan handuknya)
Ibu : [...]
Bayu : Eh iya, sudah tidak sabar pengen ketemu bu guru baru.
Ibu : Jangan lupa sabunnya
Bayu : [...]
Dialog yang tepat untuk melengkapi naskah drama rumpang tersebut adalah ....
A. jangan lupa sikat gigi, tentu aku kan mau bersih
B. jangan lupa sarapan pagi, tentu aku akan sarapan
C. jangan lupa shalat subuh, tentu aku akan simpan
D. jangan lupa susun buku, iya mama tersayang

Teks Drama berikut untuk soal nomor 39-40!
Ikkal : "Hai, hati-hati dong kalau bersepeda!" (Dengan marah)
Bayu : "Aku... aku..." (Bayu menjawab sambil ketakutan)
Yanto : "Seharusnya kami yang marah, bukan kamu. Kamu yang tidak berhati-hati" (Jawab Yanto dengan nada marah sambil mendekati Ikkal).
Ikkal : "Jangan ikut campur yah! Aku ngomong dengan dia." (Sambil menunjuk Bayu dengan marah)
Yanto : "Dia juga temanku. Aku wajib membelanya karena dia tidak bersalah."

39. Amanat yang terkandung dalam cuplikan teks drama di atas adalah ....
A. orang yang salah tetap harus mendapatkan pembelaan
B. kita harus menyalahkan orang yang telah menabrak dan melukai kita
C. orang lemah selalu kalah
D. kita tidak boleh main hakim sendiri dan menyalahkan orang lain tanpa bukti yang jelas

40. Latar tempat dalam teks drama tersebut adalah ....
A. kantin
B. pagi hari
C. sekolah
D. jalan


Demikianlah yang dapat admin bagikan kali ini. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu Bapak/Ibu Guru dan juga anak didik dalam mencari referensi terkait dengan apa yang telah dibagikan di atas. Dan selanjutnya, apa yang sudah dibagikan di atas dapat memberikan dampak positif yang baik kepada perkembangan dan kemajuan belajar anak didik dalam memahami materi yang telah dijelaskan oleh Bapak/Ibu Guru di sekolah berkaitan dengan penjelasan di atas. Dan bagi Bapak/Ibu Guru harapannya, kiranya Bapak dan Ibu Guru selalu diberikan kesehatan dan umur yang panjang di dalam mendidik dan mencerdaskan anak bangsa. Sukses selalu buat kita semua di mana pun berada, kiranya rahmat Tuhan selalu menyertai. Sekian dan terima kasih.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Kumpulan 40+ Contoh Soal Teks Drama | Bahasa Indonesia SMP Kelas VIII (Revisi)

Beranda / Google.com / Google.co.id / YouTube.com / Disclaimer